Alasan Marc Marquez Pilih No 93

Jakarta (Tenaga Kuda) – Marc Marquez adalah pembalap fenomenal yang ada sekarang. Tapi banyak yang belum tahu kenapa juara dunia 5 kali ini memilih nomor balap 93.

Ternyata alasan rider bernama lengkap Marc Marquez Alenta itu cukup simpel yakni karena dia lahir di tahun 93, tepatnya 17 Februari 1993 di Cervera, Lleida, Spanyol.

Pembalap motor asal Spanyol tersebut hingga saat ini memiliki gelar juara dunia kelas 125cc pada tahun 2010, kelas Moto2 pada tahun 2012, dan kelas MotoGP tahun 2013, 2014, dan 2016. Dia adalah juara dunia termuda sepanjang sejarah MotoGP dan rider termuda yang meraih 5 titel juara dunia di semua kelas memecahkan rekor Valentino Rossi.

marc-marquez-jerez-125

Marc Marquez membuat debutnya di kejuaraan dunia pada tanggal 13 April 2008 kelas 125cc, di GP Portugal 2008 pada usia 15 tahun 56 hari. Marquez lalu memperoleh podium pertamanya tanggal 22 Juni 2008 di GP Inggris 2008 pada usia 15 tahun 127 hari.

Pada 2010, Marc meraih kemenangan kesepuluh yang membuatnya menyamai rekor yang dibuat oleh Valentino Rossi pada tahun 1997 di akhir musim dia meraih gelar juara dunia yang kemudian menjadikannya juara dunia termuda kedua setelah Loris Capirossi.

Di musim 2011, Marc lalu hijrah ke Moto2 sebagai pembalap tunggal dari tim baru Monlau Competicion yang dikelola oleh manager pribadinya sendiri Emilio Alzamora. Marquez memulai musim 2011 dengan sepasang kecelakaan GP Qatar 2011 dan GP Spanyol 2011 sebelum meraih kemenangan perdana kelas Moto2 di GP Perancis 2011.

marc-marquez-moto2-2

Tapi di musim perdananya, Marc harus rela melihat gelar juara hilang dan jatuh ke tangan Stefan Bradl. Namun kehilangan itu dibalas di musim 2012 saat Marquez berhasil meraih gelar juara dunianya setelah berhasil mendominasi musim itu.

Setelah juara, Marc pindah ke MotoGP pada 2013. Pada tahun pertamanya di MotoGP, Marc memenangkan 6 perlombaan, 6 kali podium kedua, dan 4 kali podium ketiga untuk membuat dirinya menjadi juara dunia di musim perdana.

Pada tahun 2014, Marquez makin merajalela karena memenangkan 13 dari 18 balapan, serta 13 Pole position. Dengan kemenangan itu, Marquez dapat mengunci gelar juara dunianya di sirkuit Motegi, Jepang.

marc-marquez-phillip-island-2016

Sayangnya Marquez tidak dapat mempertahankan gelar juara dunianya pada tahun 2015. Dia hanya dapat memenangkan 5 perlombaan, dan 6 kali gagal finish akibat terjatuh.

Pada tahun 2016, ia mengubah gaya balapnya. Dan terbukti, konsistensinya dapat membawa Marquez meraih gelar juara dunianya yang ketiga.

Dengan memenangkan 5 balapan, 3 kali podium kedua, dan 3 kali podium ketiga, Marquez dapat mengunci gelar juara dunianya juga di sirkuit Motegi, Jepang, dan sekaligus karena duo Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo terjatuh yang membuat Marquez terbantu meraih titel ke-limanya di semua kelas. [Pra/Syu]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here