Bagaimana Nasib Kontrak Marquez?

Sepang (Tenaga Kuda) – Kontrak Marc Marquez dengan Repsol Honda akan berakhir usai MotoGP 2018. Karena itu, kedua pihak kini sudah mulai berdiskusi terkait perpanjangan kontrak Baby Alien.

Mengikat seorang Marquez memang sangatlah penting bagi Honda. Sebab sejak datang ke kelas utama, pemuda Spanyol itu menjelma menjadi predator para seniornya.

Dia sudah meraih 4 titel juara dunia dari 5 tahun eksistensinya di MotoGP. Tak anyal, bila Honda tak bergegas, sangat mungkin Marquez dibajak tim lain.

Tapi Marc menegaskan bila prioritas utamanya adalah tetap bersama Honda dan dia tak tertarik untuk ikut serta dengan pabrikan lain.

“Sepertinya setiap tahun perpanjangan kontrak berjalan sangat cepat. Saya mulai berbicara kepada Honda untuk mendiskusikan beberapa hal, tapi saya tidak terburu-buru,” buka Marquez di Motorsport.

“Prioritas saya adalah memulai pramusim, merasa nyaman dengan motor, melihat perbaikan, dan mengonfirmasi apakah tim telah merespon permintaan-permintaan saya.”

“Saya selalu fokus pada hal yang sama. Saya ingin merasa nyaman dan melihat Honda terus bekerja.”

“[Jika] Anda berpindah tim biasanya ketika Anda perlu motivasi eksternal, untuk merasa lebih baik atau mencapai hasil lebih baik. Saya sendiri tidak kekurangan motivasi dan hasilnya terlihat, itu artinya saya tidak perlu berubah.”

“Saat ini, saya baru berbicara kepada Honda. Saya selalu mengatakan bahwa Honda akan mendapat prioritas dalam segala hal karena itulah yang dikatakan jiwa dan raga saya,” pungkas Marquez.

SHARE