Bagaimana Persaingan Marquez-Lorenzo di Mata Mick Doohan?

Jerez (Tenaga Kuda) – Setelah menjalani karir cemerlang bersama Yamaha, Jorge Lorenzo tampil buruk selama dua musim membela Ducati.

Nah, mulai MotoGP 2019 X-Fuera akan membela Repsol Honda. Menurut legenda balap Mick Doohan, di Honda Lorenzo tidak akan punya alasan untuk tidak berprestasi seperti saat di Ducati.

Terlebih, rekan setim Jorge Lorenzo bukanlah pembalap sembarang. Dia adalah Marc Marquez, seorang rider muda yang sudah memenangkan 5 gelar juara dunia MotoGP dalam 6 tahun karirnya di kelas utama.

“Lorenzo dalam posisi yang sulit secara mental, tapi itu bagus untuknya karena dia sekarang harus mengalahkan Marc untuk menempatkan dirinya seperti Marc,” kata Doohan.

Tekanan itu, Doohan melanjutkan, menurutnya adalah sesuatu yang memang dicari oleh Lorenzo.

Karena bila dirinya ingin berada di zona nyaman, tentu Lorenzo tidak akan meninggalkan tim Yamaha yang sudah memberinya 3 titel juara dunia MotoGP.

“Saya pikir ini adalah salah satu alasan mengapa Jorge mengambil tantangan, untuk melihat sendiri apakah dia mampu melaju.”

“Juga secara mental untuk mendorong dirinya ke tahap selanjutnya dari karir balapnya, untuk menantang dirinya, untuk bersaing di platform yang sama dengan Marc.”

“Tapi saya pikir yang akan menjadi pemenang adalah Honda. Tapi mudah-mudahan akan ada balapan yang bagus di antara mereka, dua gaya berbeda,” lugas pemenang 54 balapan grand prix tersebut.

Namun, musim depan bukan hanya Lorenzo yang tertekan, Marquez pun juga akan sama tertekannya.

“Jorge tidak punya alasan lagi, dia punya [motor] yang sama dengan Marc. Tetapi Marc memiliki sejarah dengan Honda, tahu cara mereka bekerja, namun Lorenzo adalah pembalap yang kuat, pembalap yang cepat dan pembalap yang cerdas,” papar Doohan.

“Jadi saya pikir [Lorenzo] beradaptasi dengan cara kerja Honda akan relatif mudah. Tetapi tidak ada lagi perkataan ‘Saya harap saya punya…’ atau ‘jika saja..’.”

“Jika Marc kalah dari Lorenzo, itu win-win karena hal itu akan mendorong mereka berdua untuk mengembangkan diri lebih baik, tetapi bagi saya pribadi, saya pikir Lorenzo berada di posisi di mana dia perlu bekerja ekstra.”

“Dia telah berpacu melawan Marc untuk beberapa musim, lima atau enam musim, jadi dia tahu betapa kuat Marc secara mental dan kemampuannya mengendarai motor, dia tahu betapa sulitnya dia harus bekerja untuk bersaing melawannya di mesin yang sama,” pungkas Doohan.

SHARE