Begini Motor Modifikasi Terbaik Suryanation Motorland Semarang 2018

Suryanation Motorland Semarang 2018

Gelar Best of the Best Suryanation Motorland Semarang 2018 berhasil disabet motor modifikasi Harley-Davidson bergaya Prostreet racikan Arif Rohman Syaeful dari Sinyo Edan Custom.

Semarang (TenagaKuda) – Suryanation Motorland Semarang 2018 telah berhasil dihelat. Jawara baru pun muncul. Adalah Arif Rohman Syaeful dari Sinyo Edan Custom asal Cimahi, Jawa Barat, yang menyabet gelar Best of the Best Suryanation Motorland Semarang 2018.

Suryanation Motorland Semarang 2018“Selamat kepada para pemenang Suryanation Motorland Battle Semarang, secara keseluruhan kami menilai kualitas peserta dan juga antusiasme pengunjung yang datang meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu,” ujar Rizky Dwianto, Suryanation Motorland Committee.

Diadakan di Lapangan Pusdik Penerbad, Bandara Ahmad Yani, Semarang Sabtu (11/8/2018), tercatat 120 peserta Custom Bike Contest yang mengikuti Suryanation Motorland Battle Semarang 2018. Ke-120 peserta Custom Bike Contest yang berasal dari Semarang dan juga kota-kota lain di sekitarnya menampilkan hasil karya yang sangat inspiratif dan kreatif.

Suryanation Motorland Semarang 2018“Saya melihat Semarang terus meningkat kualitas motor customnya, ini membuat saya dan teman juri lain juga harus lebih detail dan objektif dalam proses ini,” ujar Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycle Yogyakarta mewakili tim juri.

Akhirnya Best of the Best Suryanation Motorland Semarang 2018 berhasil dimenangkan oleh Arif Rohman Syaeful. Motor Harley-Davidson bergaya Prostreet dengan mesin 1900 cc yang ia modifikasi ini juga meraih 2 penghargaan sekaligus yaitu Best Painting serta juara 1 Chopper Bobber.

Suryanation Motorland Semarang 2018“Saya tidak menyangka bisa menang di Suryanation Motorland Battle Semarang, pastinya merasa senang dan bangga karena motor ini mendapatkan apresiasi tinggi dari para juri. Semoga dengan kemenangan ini juga bisa menjadi kesempatan untuk bisa membawa motor ini bertanding ke kompetisi internasional seperti di Jepang dan Italia,” ujar Arif.

SHARE