Bocah Ugal-Ugalan Pakai Motor, Ortu Bakal Dapat SMS Pemberitahuan

Swedia (TenagaKuda) – Ada banyak cara dilakukan untuk dapat menekan angka kecelakaan akibat sepeda motor terutama yang melibatkan anak-anak usia muda. Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh pemerintah Swedia.

Komisaris Swedia,  Ivar Watchensson telah membuat surat perintah resmi kepada para produsen sepeda motor di negara itu jika setiap motor baru yang diproduksi wajib dilengkapi modul khusus.

Baca juga: Ini Safety Bike MotoGP 2015, BMW S1000RR

Modul ini nantinya akan terkoneksi dengan kecepatan motor tersebut.

Jika pengendara terekam mengendalikan motornya melebihi batas kecepatan yang sudah ditetapkan, maka modul akan mengirim pesan berupa SMS ke nomor yang telah ditentukan.

“Nomor itu bukan 112 sebagai nomor darurat di Swedia, tetapi nomor-nomor orang tua mereka. Alasan dibalik penggunaan alat ini agar orang tua mengetahui apa yang anaknya lakukan dengan sepeda motor mereka. Dengan demikian diharpakan para orang tua mendidik anak-anak mereka untuk tidak ugal-ugalan,” sebut Watchensson.

Baca juga: Tips Safety untuk Penumpang dan Boncenger

Modul pintar ini dijelaskan Ivar wajib dipasangkan apabila pemilik motor tersebut belum memiliki lisensi mengemudi penuh dari kepolisian Swedia yang ditandai dengan SIM model A2. Biasanya pihak yang belum memiliki lisensi itu mereka yang berusia di bawah 21 tahun.

Apabila sudah mengantongi izin mengemudi yang sahih, maka pemilik motor berhak mencopot alat tersebut.

Nah di Indonesia sendiri gimana ya Bro… [Pra/Syu]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here