Buang Dani Pedrosa, KTM Kecam Honda

Sepang (Tenaga Kuda) – Setelah belasan tahun setia, Honda membuang Dani Pedrosa pada akhir musim 2018. Saat ini Baby Samurai hanya menjadi pembalap tes di KTM.

Menurut CEO KTM, Stefan Pierer Honda berpikiran sempit lantaran mencoret nama Dani Pedrosa dari line-up musim 2019 dan menggantikannya dengan Jorge Lorenzo.

Padahal Pedrosa merupakan salah satu pembalap paling loyal dalam sejarah Repsol Honda.

Tak main-main, Pedrosa telah menghabiskan seluruh karier Grand Prix bersama Honda.

“Tidak seperti orang Jepang, kami menganggap [gagasan] keluarga secara harfiah. Kami berdiri di sisi orang-orang kami pada masa yang baik dan buruk. Ketika seorang pembalap cedera, Anda berdiri di sampingnya,” tegas Pierer di Motorsport.

“Anda harus membayangkan Dani Pedrosa didepak semalam setelah 14 tahun dengan Honda.”

“Betapa piciknya Anda? Dia adalah pahlawan! Dia adalah duta besar!,” kecamnya.

“Dan mengapa dia datang kepada kami? Karena dia melihat bagaimana cara kerja [Manajer Tim KTM] dengan kami. Bahwa di sini, orang-orang berdiri bersama. Apa yang orang lain lakukan dengan uang, saya berusaha untuk mencapainya dengan keluarga.”

“Banyak pembalap saya sekarang dalam manajemen. Lihatlah [juara dunia motocross yang sekarang menjadi KTM Motorsports Director] Pit Beirer. Itulah yang membuat kami istimewa,” paparnya lagi.

“Saya rasa dia (Pedrosa) akan benar-benar fit pada akhir April atau awal Mei, jika semuanya berjalan seperti yang dikatakan para dokter,” kata mantan kepala mekanik Pedrosa itu.

“Dia telah memenangi Grand Prix yang tak terhitung jumlahnya dan telah berada di MotoGP selama bertahun-tahun. Dia dapat membantu kami di mana-mana.”

“Kami sudah melihatnya saat tes satu hari di Jerez. Itu sangat menarik. Saya sangat senang ketika dia benar-benar fit,” lugasnya lagi.

Leitner lalu menambahkan, memiliki perspektif dari sang mantan pembalap Honda akan berguna. Apalagi jika melihat Pol Espargaro, Johann Zarco dan Hafizh Syahrin yang semuanya berasal dari pabrikan garpu tala.

“Itu tidak direncanakan, tetapi banyak pembalap kami datang dari Yamaha. Itu sebabnya sangat menyegarkan untuk mendapatkan pembalap dari pabrikan lain, karena dia melihat dan menjelaskan berbagai hal secara berbeda,” terangnya.

Mengenai fisik Pedrosa yang kelewat mungil, Leitner menyangkal hal tersebut bakal membuatnya tak cocok dalam menjalankan peran penguji.

“Dani adalah pembalap tes impian, begitu seseorang keluar dari norma, dia harus menemukan set-up lebih baik agar (motor) dikendarai dengan cepat,” pungkasnya.

SHARE