Cerita Rossi Soal Kecelakaan yang Bikin Patah Kaki

Misano (Tenaga Kuda) – Cedera yang diderita Valentino Rossi memastikan The Doctor tak akan bisa ikut balapan di Misano dan Aragon. Kemungkinan rider Italia ini baru bisa kembali ke trek pada MotoGP Jepang yang bakal digelar di Motegi.

Di sela MotoGP San Marino, pembalap Movistar Yamah itu bercerita bagaimana kecelakaan yang membuat dirinya patah kaki terjadi. Saat itu, Rossi mengalami kecelakaan ketika latihan enduro bersama para anak didiknya dari VR46 Riders Academy pada Kamis lalu (31/8).

Akibat hal tersebut, rider Italia ini bakal melewatkan dua balapan yakni Misano dan Aragon karena dianjurkan dokter agar beristirahat 30-40 hari. Dengan begitu, Rossi hampir pasti tersingkir dari kancah perebutan gelar musim ini.

“Sayangnya saya mengendarai sepeda motor trail dengan teman-teman untuk berkeliling ke perbukitan di belakang Urbino, di pedesaan. Ini adalah sesuatu yang telah saya lakukan sejak berusia 18 dengan ayah saya, jadi sudah berlangsung lama,” cetus Rossi.

“Sayangnya, saat sudah dekat pada akhir latihan, di bagian yang menurun dengan kecepatan sangat rendah, saya menabrak batu dan kehilangan kendali.”

“Untuk menahan diri agar tidak menabrak, saya meletakkan kaki saya di tanah, tapi terasa berat dan dengan berat motor di atas saya. Kaki itu patah.”

“Kaki itu menyakitkan, tapi secara umum saya merasa baik. Kondisi mental lebih buruk karena sangat memalukan membuang kesempatan untuk Kejuaraan, dan untuk balapan di Misano di depan semua penonton.”

“Permohonan maaf saya untuk semua anggota tim karena saya tidak bisa balapan, tapi seperti inilah, dan saya akan kembali sesegera mungkin.”

Menurut Rossi, walaupun dianggap berbahaya, latihan dengan motocross dianggapnya merupakan latihan penting bagi setiap pembalap GP.

“Seperti biasa, kita banyak bicara tentang hal ini, kita adalah pembalap motor dan cara terbaik untuk berlatih adalah mengendarai sepeda motor. Tapi sayang, mengendarai motor bisa berbahaya. Kita tidak bisa selalu berlatih dengan motor, Tapi itu sangat penting.”

“Sayangnya, cedera telah terjadi pada saya dua kali sekarang tahun ini, sekali sebelumnya di Mugello, jadi kita perlu berlatih dengan cara lain.”

SHARE