Di Honda Pedrosa Selalu Menjadi yang Kedua

Madrid (Tenaga Kuda) – Ketika datang ke arena MotoGP, Dani Pedrosa bukanlah sosok sembarangan karena sudah 3 gelar juara dunia digenggamnya. Tapi di kelas utama, Baby Samurai harus puas selalu menjadi yang kedua.

Pedrosa adalah juara dunia GP125 di musim 2013 dan juara dunia GP250 di musim 2004 dan 2006. Tapi di kelas MotoGP pembalap Spanyol itu tak jua meraih titel yang diiadmkannya.

Padahal Pedrosa sudah menemani 3 orang pembalap dan ketiganya meraih gelar juara dunia MotoGP. Mulai dari Nicky Hayden yang meraih titel di tahun 2006, Casey Stoner di 2011 serta Marc Marquez di 2013, 2014, 2016, dan 2017.

Sebenarnya Pedrosa bukannya tak berusaha. Karena untuk mewujudkan impiannya dia sudah beberapa kali merombak kru yang membantunya muali dari Mike Leitner sampai Ramon Aurin serta Giacomo Guidotti. Tapi semua usaha itu belum juga membuahkan gelar.

Malahan, sejak Marquez menjadi tandemnya di Repsol Honda di 2013, Pedrosa hanya mampu menang di 9 balapan. Padahal di saat yang sama Marquez menang di 35 balapan.

Posisinya di papan klasemen akhir pun tidak mampu ada di posisi teratas, atau paling tidak peringkat dua atau tiga seperti yang dia lakukan di rentang 2006-2013.

Pencapaian Dani Pedrosa di MotoGP
2006: Peringkat kelima, 215 poin, 2 kemenangan
2007: Juara 2, 242 poin, 2 kali kemenangan
2008: Juara 3, 249 poin, 2 kemenangan
2009: Juara 3, 234 poin, 2 kemenangan
2010: Juara 2, 245 poin, 4 kemenangan
2011: Juara 4, 219 poin, 3 kemenangan
2012: Juara 2, 332 poin, 7 kemenangan
2013: Juara 3, 300 poin, 3 kemenangan
2014: tempat ke-4, 246 poin, 1 kemenangan
2015: tempat ke-4, 206 poin, 2 kemenangan
2016: tempat keenam, 155 poin, 1 kemenangan
2017: tempat ke-4, 210 poin, 2 kemenangan

Pencapaian Marc Marquez di MotoGP
2013: Juara 1, 334 poin, 6 kemenangan
2014: Juara 1, 362 poin, 13 kemenangan
2015: Juara 3, 242 poin, 5 kemenangan
2016: Juara 1, 298 poin, 5 kemenangan
2017: Juara 1, 298 poin, 6 kemenangan

SHARE