Dovizioso Akui Kalah Mental dengan Marquez

Motegi (Tenaga Kuda) – Andrea Dovizioso hanya mampu memenangkan 2 balapan selama 9 karir balapnya sebelum 2017. Tapi semua itu berubah di musim ini saat dia memenangkan 4 balapan.

Ya, pencapaian DesmoDovi di musim ini sudah dua kali lipat dari pencapaian yang bisa dia raih di 9 tahun karirnya di kelas utama. Hal itu diakui rider Ducati itu karena Desmosedici GP17 sudah memiliki performa bagus.

Tak anyal, saat ini dia pun menjadi salah satu kandidat terkuat peraih gelar juara dunia dengan 208 poin, hanya terpaut tertinggal 16 poin dari pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez.

Namun menurut banyak orang, kans Andrea mengalahkan Marc musim ini kecil. Selain kenyataan bahwa balapan hanya menyisakan 4 seri saja, masalah mental juga dianggap sebagai batu sandungan bagi Dovi. Tapi si pembalap malah tak merasa hal itu masalah.

“Karena saya menyukai olahraga dan motor, dan saya orang normal. Sangat jelas dan jujur. Beberapa orang menyembunyikan beberapa hal seolah-olah bagi mereka itu adalah rahasia besar, tapi itu tidak sesuai dengan minat saya,” buka Dovizioso di Motorsport.

“Saya tidak punya masalah saat mengakui bahwa saya memperbaiki sisi mentalitas saya karena saya sadar bahwa saya dapat memperbaiki area itu. Beberapa orang menganggapnya sebagai tanda kelemahan, tapi saya tidak melihatnya seperti itu,” lugasnya.

“Di musim dingin saya mengubah latihan fisik saya dan secara mental saya lebih siap dari sebelumnya. Tes musim dingin berjalan dengan sangat baik dan di balapan pertama (di Qatar) saya mendapatkan hasil yang bagus (kedua).”

“Di sana saya mulai memikirkannya, tapi saya belum yakin bisa memperjuangkan gelar juara. Tapi saya lebih siap daripada tahun-tahun sebelumnya,” pungkas rider Italia ini.

SHARE