Dovizioso: Lebih Baik Dapat Poin daripada Terjatuh

Misano (Tenaga Kuda) – Datang sebagai pemuncak klasemen, Andrea Dovizioso harus puas pulang dari MotoGP San Marino di posisi kedua klasemen sementara.

DesmoDovi dalam balapan di trek basah Misano hanya sanggup finish di posisi ketiga, di sisi lain, rival utamanya, Marc Marquez sukses menjadi pemenang.

Walaupun poin keduanya sama-sama 199 poin, Marquez didaulat ada di puncak klasemen, sementara Dovi hanya di posisi kedua.

Rider tuan rumah itu mengakui bila selama balapan, feelingnya tidak terlalu bagus dengan Ducati Desmosedici GP17 tunggangannya. Hal tersebut ditambah kenyataan bila trek licin, Andrea pun memilih untuk bermain aman guna meraih poin dibanding harus ngotot lalu terjatuh.

“Saya menyadari di beberapa lap awal, ini adalah balapan yang sangat sulit bagi saya karena saya tidak memiliki grip dan tidak tahu mengapa hal itu terjadi,” buka Dovi.

“Tapi setelah Jorge jatuh, Danilo dan Marc berada pada kecepatan yang sama, jadi saya mencoba untuk mengerti jika saya memiliki kesempatan untuk tetap di sana (di posisi ketiga) sampai akhir.”

“Tapi saya tidak punya poin yang lebih baik dibandingkan dengan mereka agar saya bisa bertarung. Sangat mudah untuk membuat kesalahan, hari ini ketika saya melaju saya pikir ‘saat ini lebih penting untuk mengumpulkan poin daripada tidak dapat.'”

“Anda memang harus mencoba, Marc mengambil banyak risiko tapi dia merasa baik dan saya tidak melakukannya.”

“Saya tidak begitu bahagia dengan perasaan yang saya alami dan saya kehilangan beberapa poin, tapi saya senang bagaimana kita mengkonfirmasi kecepatan kita kemarin di tempat kering.”

“Saya pikir kita memiliki kesempatan untuk memperjuangkan Kejuaraan. Marc kuat dan balapan berikutnya adalah di Aragon dimana dia benar-benar cepat, tapi sekarang kita bertiga (bersama Maverick Vinales) dalam Kejuaraan.”

“Saya merasa baik dan kami akan mencoba sampai akhir. Marc dan Honda telah memastikan bahwa mereka kuat saat ini, begitu juga kami di trek yang mana kita tidak begitu bagus di masa lalu,” pungkasnya.

SHARE