First Ride Yamaha NMAX 2016

Sentul (TenagaKuda) – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menggebrak Indonesia dengan menghadirkan skutik premiumnya, Yamaha NMAX, sebagai jawaban atas dominasi Honda PCX di kelas ini. Tapi jangan salah bro, Yamaha NMAX tidak semahal Honda PCX.

Tapi pasti banyak yang bertanya, bagaimana dengan performa motor ber-DNA Max Series ini?

TenagaKuda akan coba memberikan gambarannya, karena kebetulan redaksi Tenaga Kuda menjadi salah satu dari puluhan media yang hadir untuk melakukan first ride Yamaha NMAX sesaat sebelum peluncuran resminya di Sentul, Jawa Barat.

Penulis menjadi peserta media first ride sesi kedua, setelah 10 media lain sudah menyelesaikan sesi pertama. Mencoba untuk menyesuaikan diri dengan motor skutik ber-body bohay ini, saya langsung mencoba naik keatasnya. Tentunya setelah semua safety gear terpasang (jaket, body protector, sarung tangan dan helm). Dengan tinggi badan sekitar 175 cm dan bobot 75 kg, postur saya terasa cocok banget dengan karakter besarnya NMAX.

NMAX-2

Dipandu oleh dua rider Yamaha sebagai leader, perlahan saya dan 9 orang rekan media lainnya membawa Yamaha NMAX mengarah ke jalur sirkuit Sentul. Jujur, tarikan awalnya begitu enteng dan smooth sekali, dengan tingkat reduksi (getaran) sangat minim. Meskipun dikatakan motor sports skutik, jangan harap bro bisa dengerin namanya raungan mesin dari ujung knalpot. Asli suara mesinnya halus banget.

Trek yang sedikit basah membuat saya mencoba bijak di lap awal dari empat lap yang direncanakan. Putaran pertama saya hanya mencoba merasakan bagaimana nikmatnya mengendarai skutik ini.

Kalau boleh ngaku, ini skutik benar-benar menawarkan kenyamanan dalam berkendara. Baik itu menempuh jarak pendek atau jarak jauh sekalipun.

Baca juga: Bedah Spesifikasi Detail Yamaha NMAX

Tak seperti skutik biasa dengan dek yang menyatu, Yamaha NMAX memisahkan dek kanan dan kiri dengan tempat untuk mengisi bahan bakar. Jadi kita tidak perlu lagi turun dan membuka jok saat melakukan pengisian BBM. Tapi jangan khawatir tempat untuk memijakkan kaki jadi kecil, tidak sama sekali bro…

Posisi pijakan kaki pun bisa kita atur sesuai kebutuhan kita. Kalau sedang berakselerasi untuk memacu kekuatan mesin NMAX, posisi kaki sejajar dengan tubuh atas (duduk tegak) jadi rekomendasi.

Tapi kalau mau dibawa santai atau menempuh perjalanan jauh biar tidak gampang capek, posisi setengah selonjoran dengan posisi pijakan kaki sedikit ke atas bisa dipraktekkan. Yang pasti, urusan duduk di sport-skutik Yamaha NMAX begitu ergonomis.

Performa

NMAX2

Setengah lap berlalu, saya pun mulai bisa menyesuaikan diri. Perlahan tapi pasti kecepatan naik dari 40 km/jam ke 70 km/jam dan seterusnya. Keragu-raguan di awal melihat trek yang basah seketika sirna saat melakukan proses braking di setiap cornering. Tidak sekalipun terasa ada gejala ngebuang atau limbung, benar-benar stabil.

Wow, fitur ABS Yamaha NMAX bekerja sempurna. Ini membuat saya makin percaya diri untuk terus meningkatkan kecepatan. Bahkan saya jarang memakai rem depan untuk mengurangi kecepatan.

Baca juga: Honda Forza, Calon Lawan Yamaha NMAX di Indonesia

Masuk di trek lurus dan panjang, saya mulai menarik pedal gas sampai mentok, 80-90-100-112 dan akhirnya 113 km/jam catatan speed maksimum yang berhasil saya capai hingga sampai pada titik saya harus melakukan pengereman untuk bersiap masuk pada tikungan.

Tetapi sebenarnya agak malu juga sih, hanya bisa mencatat rekor 113 km/jam, karena beberapa teman media lain yang bobotnya mungkin lebih ringan dari saya bisa mencapai top speed 116 hingga 117 km/jam.

Pada sisa lap, saya mulai merasa makin PeDe dengan keunggulan performa NMAX. Kinerja mesin berkapasitas 155 cc berteknologi Blue Core seolah tidak pernah putus mengisi power, baik itu di putaran bawah maupun putaran atas. Seolah menantang saya untuk terus membuka tuas gas sebesar-besarnya.

NMAX-6

Profil kaki dengan ring 13″, lebar ban depan 110, belakang 130, membuat Yamaha NMAX berhasil menjadi motor skutik dengan tingkat stabilitas yang tinggi.

Tikungan demi tikungan berhasil saya taklukkan tanpa satupun keragu-raguan tersisa. Pacu sekencang-kencangnya dengan mengambil sisi luar, kemudian melakukan pengereman, lalu rebah masuk ke sisi dalam lintasan layaknya seorang Valentino Rossi saat menunggangi Yamaha M1.

Sampai akhirnya empat lap berhasil saya selesaikan dengan baik. Alhamdulillah selamat tanpa ada kurang sedikitpun. Yamaha NMAX benar-benar memberikan saya sebuah pengalaman baru mengendarai motor skutik. Terus terang, saya adalah orang yang tidak percaya dengan kemampuan dan keselamatan naik skutik. Tetapi setelah merasakan Yamaha NMAX, semua terasa beda.

Baca juga: Beda Rp 12 Juta, Yamaha NMAX Bakal Ganjal Honda PCX

Setelah merasakan pertama kali motor skutik terbaru dari Yamaha ini, saya berkesimpulan, Yamaha NMAX memang sangat layak dimiliki oleh orang-orang yang menginginkan sebuah pengalaman berskutik yang lebih dan lebih lagi. Secara tampilan, sudah sangat layak menyandang kata ‘premium’.

Walaupun saya masih sedikit kurang menyukai desain bagian belakang yang terlalu memberi kesan kotak dan kurang futuristik. Tetapi untuk sektor yang lain, empat jempol untuk motor ini. Apalagi harganya pun sangat “menyenangkan” kalau boleh meminjam istilah dari Yutaka Terada, Direktur Pemasaran Eksekutif Yamaha Indonesia.

Poin Plus

– Harga
– Desain
– Akselerasi

Poin Minus

– Jok belakang sempit
– Desain lampu belakang [Zie/Syu]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here