‘Honda Kesal Lihat Motor Ducati Lebih Kencang’

Losail (Tenaga Kuda) – Marc Marquez mengakui bila Honda kesal melihat kecepatan Ducati di trek lurus. Karena itu, Honda sangat ingin mengalahkannya.

Memang sudah sejak beberapa musim terakhir Ducati dikenal sebagai jagoannya trek lurus.

Pada balapan pembuka MotoGP 2019 yang digelar di Qatar, Baby Alien memang mampu menyentuh kecepatan 352 km/jam, hampir melampaui rekor Andrea Iannone yang dicetak musim 2016.

Namun dirinya tetap tidak mampu meraih kemenangan. Padahal disaat yang bersamaan, Andrea Dovizioso finish di posisi terdepan meski tak masuk dalam 10 pembalap tercepat di Qatar karena hanya mampu mencatatkan kecepatan 346,3 km/jam.

“Selama musim dingin, di Honda, mereka terobsesi dengan top speed,” ujar Marquez di Motorsport.

“Ketika mereka melihat motor lain lebih cepat dari kami, mereka tidak bisa menerimanya.”

“Ketika Anda punya mesin yang kuat, ada mekanik dan alat untuk menangani [masalah apa pun].”

Namun menurut Ducati, berkurangnya kecepatan Ducati Desmosedici bila dibanding rival-rivalnya terjadi bukan karena kemampuan mesin, tapi berkaitan dengan revisi aturan aerodinamika yang tidak lagi memungkinkan skuat Borgo Panigale menggunakan fairing tanpa winglet.

“Tahun lalu, Dovizioso balapan di Qatar tanpa winglet dan itu memungkinkan Anda untuk mendapatkan kecepatan maksimum yang lebih tinggi,” lugas Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti kepada Motorsport.

“Namun, berdasarkan regulasi baru, kami harus melakukan homologasi fairing dengan winglet, dan Anda tidak dapat memakainya di beberapa sirkuit tertentu.

“Fakta itu berarti kecepatan maksimum motor kami telah menurun.”

SHARE