Ini Modifikasi Honda Tiger Terbaik dari Banjarmasin

Banjarmasin (Tenaga Kuda) – Motor modifikasi Honda Tiger dengan konsep Scrambler Tracker menjadi pemenang Best of the Best Banjarmasin pada pagelaran Suryanation Motorland.

Ajang yang pertama kali diadakan di Banjarmasin itu sendiri berhasil menghibur lebih dari 13.000 pecinta otomotif roda dua dengan berbagai rangkaian acara yang menarik bertemakan custom culture.

Seluruh pengunjung acara tampak menikmati bermacam aktivitas yang disajikan seperti: custom bike competition, rolling thunder, games, artwork performance, dan juga booth-booth apparel khas dunia custom di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Banjarmasin pada pekan lalu.

“Antusiasme para pecinta custom culture di Banjarmasin sangat luar biasa, kami sangat takjub karena jumlah peserta custom bike competition ini melebihi jumlah peserta dari kota-kota sebelumnya,” ujar Ari Kusumo Wibowo, Brand Manager Surya.

“Hal ini dikarenakan baru pertama kalinya ada sebuah custom bike competition dengan skala nasional hadir di disini. Bahkan jumlah pengunjung yang hadir pun melebihi ekspektasi kami.”

Acara yang diadakan di Lapangan Murjani Banjarbaru, Banjarmasin ini menarik minat peserta custom bike contest yang haus akan gelaran event seperti ini.

Sebanyak 138 peserta turut serta dalam event tahunan ini diantaranya dari kota Balikpapan, Samarinda dan kota lainnya di Kalimantan Timur.

Motor Honda Tiger dengan konsep Scrambler Tracker milik Bayu Setia Wibawa sukses terpilih menjadi Best of The Best Banjarmasin dan berhak untuk tampil di acara Big Bang Suryanation Motorland yang akan diselenggarakan di Surabaya pada tanggal 11-12 November mendatang.

“Saya senang sekali bisa menjadi pemenang Best of The Best di Banjarmasin sampai tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Karena saya melihat motor-motor lain yang ada sangat bagus dan menjadi saingan berat”, ujar Bayu.

Untuk persiapan tampil di Surabaya nanti ia menambahkan akan mengikuti saran-saran yang diberikan oleh para juri sehingga motornya siap untuk bersaing dengan pemenang dari kota-kota sebelumnya.

Menanggapi antusiasme yang ada di seri kelima ini, juri-juri custom bike, Lulut Wahyudi (Retro Classic Cycles) dan Tommy Dwi Djatmiko (Mastom Custom Jakarta) kompak menyebutkan kualitas motor peserta yang ikut tidak kalah dengan motor-motor yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera.

“Di kota ini, kami tim juri sampai harus berdiskusi dengan alot dan memutuskan motor garapan Bayu sebagai motor Best of The Best karena kami melihat detail dari motor tersebut sangat rapih,” sambung juri lainnya, Bimo Hendrawan dari Bimo Custombike.

Pengunjung yang hadir juga dapat menyaksikan kehadiran iconic bike kedua berbasis Moto Guzzi V7 II Stone yang diberi nama “Mario Basette” dan dikerjakan bersama oleh tim “Gowa Mataram”, Hendra Ardiansyah pemenang Suryanation Motorland Makassar dan Onny Widiyayana pemenang Suryanation Motorland Semarang bersama dengan mentor Tommy Dwi Djatmiko (Mastomcustom Jakarta).

SHARE