Komunitas Motor Besar Siap Lawan Begal

Jakarta (TenagaKuda) – Aksi kejahatan di jalan makin memprihatikan. Komunitas motor besar pun mendeklarasikan gerakan melawan begal.

Dalam kegiatan perayaan hari jadi komunitas Street Fighter 313 yang ke-dua di Kota Harapan Indah, Bekasi akhir pekan kemarin produsen ban kelas dunia asal Perancis, MICHELIN, turut berpartisipasi.

Acara ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan “Gerakan Melawan Tindak Kejahatan di Jalan Raya” sebagai upaya komunitas menjadi mitra Kepolisian dalam menjaga keamanan di lingkungan terdekat.

Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen MICHELIN untuk turut mengedukasi pengguna motor di Indonesia mengenai pentingnya keselamatan berkendara di jalan.

Baca juga: Michelin Pilot Street Radial Punya Ukuran Baru

Selain MICHELIN, dukungan dari komunitas motor besar 250 cc keatas se-Jabodetabek, komunitas Street Fighter 313 merangkul Kepolisian, Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan tokoh masyarakat di Bekasi.

Beberapa komunitas yang hadir diantaranya adalah YRCI (Yamaha Racing Club Indonesia), Ducati Owner Club, Woman On Wheel Indonesia (WOW), N250RC perwakilan Tangerang, Cibubur, Depok dan masih banyak lagi yang terdaftar di IMI.

Kegiatan diawali dengan turun ke jalan melakukan razia paku di ruas jalan Cakung-Harapan Indah sembari membagikan flyer yang berisi tips untuk mencegah kejahatan di lingkungan sekitar.

Country of Sales & Marketing 2Wheels Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng mengatakan bahwa MICHELIN mendukung penuh kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas Street Fighter 313 ini.

Sebagai produsen ban yang memiliki DNA pada unsur safety pada seluruh produk dan layanannya, MICHELIN melihat bahwa visi ini ikut menunjang kegiatan yang diadakan komunitas motor besar Street Fighter 313.

Baca juga: Modifikasi Kawasaki Ninja H2R Street Fighter

“Meningkatnya populasi motor harus dibarengi dengan edukasi yang simultan terhadap semua pengendara motor atas pentingnya kesiapan untuk mewujudkan keselamatan berkendara di jalan raya. MICHELIN mengapresiasi inisiatif yang diadakan Street Fighter 313 untuk melakukan sosialisasi terhadap pentingnya keselamatan berkendara,” katanya.

Maraknya kasus kejahatan melalui aksi pembegalan yang cukup meresahkan masyarakat Indonesia beberapa bulan belakangan menjadi salah satu perhatian para bikers. Berdasarkan data di Polda Metro Jaya terdapat 80 kasus begal yang terjadi sepanjang Januari 2015 di wilayah hukumnya.

Sebanyak 80 kasus itu tersebar di berbagai wilayah di Jakarta dan daerah-daerah penyangganya yaitu Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus Sitompul, mengatakan, 80 kasus tersebut terdiri dari 31 penodongan, 45 perampasan, dan empat perampokan.

Baca juga: Soal Penjualan, R25 Kalahkan Ninja 250 dan CBR250R

Ketua Umum Street Fighter 313, Jimmi Thomas menjelaskan bahwa perayaan hari jadi komunitas pecinta motor besar, khususnya 250 cc keatas ini dilakukan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat mengenai keselamatan di jalan raya.

“Kami ingin menunjukkan partisipasi aktif kami sebagai bikers untuk menjadi mitra bagi Kepolisian dan bagian dari masyarakat pada umumnya. Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas para anggota bikers dan juga masyarakat pada umumnya. Ditambah kami ingin mensosialisasikan antisipasi pemotor terhadap kejahatan,” katanya.

Deklarasi Gerakan Melawan Tindak Kejahatan di Jalan Raya ditandatangani oleh perwakilan 40 komunitas motor besar, Kepolisian yang diwakili oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kapolresta Bekasi Kota, Kodam Jaya, Dandim 0507 Bekasi Kota, Ustadz Udjae, dan MICHELIN Indonesia. [Syu/Pra]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here