‘Mesin Honda RC213V yang Jebol Sudah Dibawa ke Jepang’

Silverstone (Tenaga Kuda) – Balapan terakhir yang digelar di Silverstone, Marc Marquez mendapat pukulan telak karena mesin Honda RC213V yang dia gunakan jebol.

Akibat hal tersebut Baby Alien tidak bisa finish. Hasilnya dia tersingkir dari pemuncak klasemen sementara.

Menariknya, setelah motor Marc mengalami masalah mesin, GPOne langsung menjelajahi arsip dari motor ini dan ternyata masalah mesin sudah lama tak dirasakan oleh HRC di balapan.

Terakhir hal itu terjadi 10 tahun lalu di Phillip Island GP 2007 ketika Nicky Hayden terpaksa untuk berhenti balapan 15 lap menjelang akhir race.

“Mesinnya ada di Jepang sekarang, teknisi kami memeriksanya dan kemudian kita bisa memiliki gagasan yang lebih jelas,” kata bos Repsol Honda, Livio Suppo.

“Jika ada masalah, saya yakin mereka akan bisa menyelesaikannya, tapi malfungsi biasanya hanyalah masalah statistik. Yang terpenting Marquez kompetitif di Silverstone, balapan berikutnya adalah Misano dimana kita telah menyelesaikan tes dengan positif, jadi kita optimis,” paparnya.

Namun yang patut diperhitungkan adalah bagaimana menentukan masalah sebenarnya dan mencari solusi. Sebab bila masalah terjadi lagi di sisa musim ini akan membahayakan untuk Marc. Sebab persaingan tengah panas-panasnya dan balapan hanya tersisa 6 seri saja.

Andrea Dovizioso saat ini memimpin klasemen sementara dengan 183 poin, sedangkan Marquez punya 174 poin di posisi kedua. Posisi Marc di tempat kedua tak aman karena di bawahnya ada Vinales yang punya 170 poin atau hanya berselisih 4 poin saja.

Di sisi lain ada Valentino Rossi di posisi keempat dengan 157 poin, diikuti Dani Pedrosa dengan 148 poin.

Menariknya, mesin yang bermasalah itu adalah mesin ke-5 yang sudah digunakan oleh Marc sejauh ini. Sebagai informasi, tiap musim pembalap hanya memiliki jatah 7 mesin saja untuk digunakan.

Pembalap di Top 5 lain juga sudah menggunakan mesin ke-5. Hanya Jonas Folger dan Johann Zarco saja yang baru menggunakan mesin ke-4. Adapun Cal Crutchlow adn Loris Baz sudah menggunakan 6 mesin.

KTM lewat Bradley Smith and Pol Espargaro sebenarnya juga sudah menggunakan mesin ke-6, tapi tidak seperti motor pabrikan lain, KTM mendapat keuntungan dari sistem konsesi di mana tim debutan diberi kesempatan menggunakan 9 mesin. Aleix Espargaro saja sudah mengguanakan mesin ke-7 Aprilia.

SHARE