Michelin: Ban Radial Lebih Safety

Jakarta (TenagaKuda) – Pasar motor Indonesia terus menggeliat. Begitu pula dengan industri ban di tanah air. Nah di antara banyak jenis ban, produsen ban Michelin ingin terus memasyarakatkan penggunaan ban radial.

Salah satu upaya brand top itu adalah dengan memperkenalkan ukuran baru Michelin Pilot Street Radial, sekaligus mengadakan edukasi mengenai pentingnya penggunaan ban radial untuk keselamatan berkendara.

“Sebagai produsen ban yang memperkenalkan teknologi ban radial pertama pada tahun 1946, Michelin memiliki komitmen untuk memberikan produk ban terbaik dengan tingkat keamanan dan kenyamanan tertinggi. Dengan berbagai keunggulannya, ban radial merupakan pilihan terbaik untuk menunjang mobilitas yang lebih baik dan aman,” ungkap Country of Sales & Marketing 2Wheels Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng menjelaskan.

Hingga saat ini populasi motor sport yang berpotensi sebagai pengguna ban radial di Indonesia baru sekitar 10% dan mayoritas konsumen masih menggunakan ban bias.

Menurut Bayu, perbedaan utama antara ban radial dan bias terletak pada kontruksinya. Pada ban radial kontruksinya menggunakan lapisan serat baja, sementara ban bias memakai serat nilon. Namun perbedaan kontruksi tersebut memiliki dampak yang sangat signifikan.

Pertama, saat beradu dengan jalan, dinding ban radial yang fleksibel mampu mencengkram dengan erat. Tapak ban yang lebar membuat daya cengkram semakin kuat pada sudut yang lebih kecil, terutama ketika berbelok.

Kedua, tekanan pada area kontak permukaan ban radial dengan jalan terdistribusi dengan baik, hal ini akan menghasilkan gesekan yang merata pada permukaan ban. Sehingga usia pakai bias lebih lama.

Ketiga, ban radial memberikan tingkat keamanan pada kecepatan tinggi, karena sisi ban dapat meredam tekstur permukaan jalan. Keempat, lapisan kawat yang terjalin secara bersambung diseputar puncak terluar ban membuat ban radial saat dipacu dengan tetap stabil dan tahan lama.

michelin-pilot-street-radial_tyre

Sejak dirilis pada bulan Mei 2013, Michelin Pilot Street Radial sebagai ban Radial Single Compound telah mendapatkan respons pasar yang sangat baik. Ban ini dirancang khusus sebagai ban harian umum untuk motor sport. Tiga value utama dari produk ini adalah memberikan tingkat keamanan yang tinggi (safety) dan daya tahan yang lebih baik (longevity) sehingga menghasilkan kenyamanan (fun to drive) dalam berkendara.

Menurut Bayu, hadirnya Michelin Pilot Street Radial ini merupakan bukti dari komitmen Michelin untuk memudahkan pengguna motor sport di Indonesia merasakan pengalaman berkendara dengan ban terbaik dari Michelin.

“Kami bersyukur dan gembira terhadap respon para bikers motor sport Indonesia terhadap kehadiran Michelin Pilot Street Radial. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa kualitas ban Michelin sangat cocok dengan kondisi jalanan dan cuaca di Indonesia serta sesuai harapan para bikers itu sendiri,” jelas Bayu menambahkan.

Kualitas Michelin Pilot Street Radial juga sudah sangat teruji. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan lembaga Independen Maua Institute of Technology di Brazil, Michelin Pilot Street Radial memiliki daya tahan 30% lebih tinggi dari produk kompetitor sejenisnya, ban motor radial single compound. Sementara hasil tes yang dilakukan DEKRA, Global Test Center di Eropa menyatakan bahwa Michelin Pilot Street Radial memiliki wet grip terbaik diantara ban yang pernah diuji.

Ban ini telah menggunakan polister HMLS (High Modulus Low Shringkage) sehingga menghasilkan kemampuan daya cengkram yang optimal, ketahanan ban lebih kuat dan kestabilan ban saat jalanan bergelombang maupun saat pengereman. Bahan baku MICHELIN Pilot Street Radial mencakup 100% komponen Silica. Teknologi itulah yang membuat produk ini mampu menghasilkan grip terbaik dan cocok untuk motor sport baik bagi aktivitas harian maupun kegiatan touring.

Michelin telah mempertahankan posisi terdepan dalam merevolusi dunia ban melalui teknologi inovasi ban radial. Kepemimpinan Michelin dalam teknologi struktur radial memberikan hasil performance optimal, sehingga kontak grip ban dengan jalan lebih optimal, usia pakai lebih lama karena daya beban pada ban tersebar rata dan pada akhirnya membuat kenyamanan dalam berkendara menjadi lebih maksimal. [Syu/Pra]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here