Miguel Oliveira Diyakini Bisa Bicara Banyak di MotoGP Argentina 2019

Losail (Tenaga Kuda) – Salah satu pembalap debutan Miguel Oliveira tampil bagus di seri pembuka MotoGP 2019. Meski belum mampu meraih poin, performa Oliveira patut dipuji.

Menurut bos Red Bull KTM Tech3, penampilan Oliveira sebagai seorang rookie cukup bagus. Sebab dia terlihat lebih baik dari rekan setimnya Hafizh Syahrin yang sudah lebih berpengalaman.

Pada balapan seri pertama di Qatar, Oliveira memang hanya sanggup finish di posisi ke-17, tapi ingat, di saat yang sama Syahrin finish di posisi terakhir.

“Secara keseluruhan, saya akan mengatakan kami melakukannya dengan baik. Miguel kualifikasi bersama Pol (Espargaro), mengingat pembalap pabrikan adalah referensi kami,” kata Herve Poncharal.

“Sayangnya, motornya mogok di grid; kejadian yang hampir tidak disadari setelah apa yang terjadi dengan Fabio (Quartararo),” lugasnya.

“Tapi tidak seperti dia, Miguel bisa melaju sebelum pit lane ditutup. Jadi, dia masih bisa start di grid belakang dan saya akui dia menyerang selepas start, karena dia sudah melewati delapan [pembalap] di tikungan pertama.”

“Dia kemudian melewati kedua pembalap pabrikan, serta Jorge Lorenzo hingga mencapai posisi ke-11. Namun dia mungkin terlalu banyak menggunakan bannya dan akhirnya menemukan dirinya dalam masalah…katakanlah, kurang pengalaman.”

“Sedangkan mengenai motor, performanya cukup bagus, meski masih banyak yang harus dikerjakan. Miguel memiliki feeling sangat baik. Bagaimanapun, saya sangat terkesan dengan kecepatan, ketenangan dan kemampuannya untuk menganalisis!”

Nah melihat performa di seri pertama, Herve pun merasa yakin anak asuhnya bakal bisa banyak bicara di MotoGP Argentina yang bakal di gelar di Termas de Rio Hondo akhir pekan nanti.

“Kami akan terus bergerak maju serta mengidentifikasi motor sedekat mungkin dengan duet pabrikan: Johann (Zarco) dan Pol, mengingat Miguel bahkan dengan mereka di Qatar,” katanya di Motorsport.

“Targetnya adalah mencetak poin. Ini tidak akan mudah, apalagi jika melihat level grid. Gap sangat ketat, membuat olahraga kami semakin menarik tahun ini.”

“Tapi kami akan berjuang dan secara keseluruhan kami gembira setelah Qatar,” pungkas pria Perancis itu.

SHARE