Motor Modifikasi Asal Surabaya akan Unjuk Gigi di Italia

Surabaya (Tenaga Kuda) – Ajang Grand Battle Suryanation Motorland 2017 telah berakhir pada akhir pekan lalu. Hasilnya, motor modifikasi terbaik di Surabaya terpilih sebagai The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017. Motor ini akan dibawa berkompetisi di ajang internasional di Verona, Italia.

Pemenang Best of The Best Suryanation Surabaya, Lufti Ardika berhasil juga menjadi The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 mengalahkan 7 motor Best of The Best dari kota lainnya.

“Dengan terpilihnya The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 maka seluruh rangkaian acara Suryanation Motorland telah mencapai puncaknya,” kata ujar Ari Kusumo Wibowo, Brand Manager Surya.

“Rangkaian acara yang dimulai dari bulan April lalu dan mendatangi 8 kota besar di Indonesia berhasil mengumpulkan sekitar 900 motor custom yang mengikuti Custom Bike Competition. Kami berharap rangkaian acara ini dapat memberikan inspirasi bagi seluruh custom enthusiast” ujar Ari Kusumo Wibowo, Brand Manager Surya.

Motor Harley Davidson Shovelhead lansiran 1979 berkonsep traditional chopper milik Lutfi Ardika terpilih sebagai The Greatest Bike Suryanation Motorland setelah mendapatkan penilaian tertinggi dari seluruh dewan juri yang beranggotakan Lulut Wahyudi dari Retro Classic Cycle Yogyakarta, Bimo Hendrawan (Bimo Custombikes Jakarta), Tommy Dwi Jatmiko (Mastom Custom Jakarta) serta dua juri tamu yaitu Indra “Bluesman” Pranajaya dari Razzle Dazzle Chopper Works Bandung dan Kaichiroh Kurosu dari Cherrys Company Jepang.

Pemenang dan The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017 ini akan diberangkatkan ke acara International Motor Bike Expo di Verona, Italia bersama dengan Iconic Bike Ketiga yang dibuat oleh M Yusuf Adib bersama dengan Kaichiroh Kurosu yang dibantu oleh Lulut Wahyudi.

Mengetahui motornya terpilih sebagai pemenang dinobatkan sebagai The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017, Lufti Ardika mengatakan masih merasa seperti mimpi karena ia berhasil mendapatkan dua gelar bergengsi sekaligus.

“Dua hari yang sangat luar biasa, malam ini motor saya berhasil mendapatkan gelar The Greatest Bike setelah kemarin menjadi Best of The Best Surabaya. Rasanya saya masih tidak percaya bisa ada di atas panggung ini dan akan diberangkatkan ke Eropa,” lugasnya.

Lufti tidak akan berangkat sendiri untuk melihat acara International Motor Bike Expo karena di akhir acara diumumkan seluruh pemenang Best of The Best dari setiap kota juga akan diterbangkan menuju Italia. Mereka akan diberi kesempatan untuk melihat langsung perkembangan dunia roda dua yang ada di Eropa.

Antusiasme yang ditunjukkan oleh builder, bikers, dan semua pengunjung Suryanation Motorland 2017 menjadi sebuah dukungan yang sangat berarti bagi Suryanation Motorland untuk membantu perkembangan dunia custom culture Indonesia.

“Semoga di tahun depan kami bisa memberikan lebih banyak lagi inspirasi dan menjadi bagian dari perkembangan dunia custom culture Tanah Air. Maju terus dunia custom Indonesia!” tutup Ari.

Nama-nama pemenang Suryanation Motorland 2017:
1. Siar dengan motor Kawasaki KZ 200 berkonsep Srambler/Tracker – Best of The Best Medan
2. Rio Gustav dari 58 Work dengan Bajaj Super 150 berkonsep Tracker ala motor Ojek Kayu – Best of The BestPalembang
3. Ari Supriyanto dari Protechnics Workshop dengan Yamaha Scorpio berkonsep Srambler/Tracker – Best of The Best Tangerang
4. Rizal dengan motor berbasis mesin VX1900 tahun 2008 berkonsep Pro Street Chopper – Best of The Best Semarang
5. Bayu Setia W dengan motor Honda Tiger berkonsep Scrambler Tracker – Best of The Best Banjarmasin
6. Syahril dengan Harley Sportster XL 1200 tahun 2006 berkonsep Pro Street – Best of The Best Makasar, dan
7. Alit Juliarta Murdha dan Kedux Garage dengan motor HD Softail tahun 1996 dengan konsep Chopper – Best of The Best Denpasar
8. Lufti Ardika dan Queen Lekha Chopper dengan motor HD Shovelhead tahun 1979 dengan konsep traditional chopper – Best of The Best Surabaya
9. The Greatest Bike Suryanation Motorland 2017, Lufti Ardika – Harley Davidson Shovelhead tahun 1979 dengan konsep traditional chopper

SHARE