MXGP Indonesia 2018 Digelar di 2 Kota

Jakarta (Tenaga Kuda) – Pecinta balap motor Indonesia kembali disuguhi kejuaraan dunia. Kali ini MXGP Indonesia 2018 akan kembali di gelar.

Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sadikin Aksa, Indonesia harus bangga karena di tahun 2018 ini mendapatkan dua seri Kejuaraan Dunia Motocross. Padahal tahun lalu hanya mendapatkan satu seri di Pangkal Pinang.

Tapi untuk musim 2018, MXGP Indonesia akan digelar di dua kota yakni di Pangkal Pinang dan di Kota Semarang.

“Indonesia dipercaya menjadi salah satu dari dua negara yang menerima dua seri MXGP. Hanya Indonesia dan Italia yang diberikan kesempatan menggelar dua kali MXGP dalam satu tahun,” cetusnya.

Lebih lanjut Sadikin Aksa menjelaskan bila MXGP Indonesia di kota Semarang akan disebut sebagai seri Asia dan pagelaran di Pangkal Pinang disebut seri Indonesia.

Seri Pangkalpinang akan berlangsung pada 30 Juni hingga 1 Juli, sementara di Kota Semarang pada 7-8 Juli.

“Karena dalam satu musim itu tidak boleh ada satu nama event yang sama. Dan kita merupakan satu-satunya negara di Asia yang menjadi tuan rumah MXGP. Itu menjadi suatu kebanggaan bagi kami.”

Dengan dua pagelaran MXGP di Indonesia, Sadikin Aksa berujar bila dia ingin melihat lebih banyak pembalap Indonesia. Untuk jangka panjang, lanjut Sadikin Aksa, PP IMI ingin mempersiapkan beberapa pembalap nasional yang harus digembleng dulu di Eropa.

“Karena di Eropa serinya banyak sekali, kita memiliki seri Kejurnas di Indonesia namun belum bisa bersaing. Karena level kompetisinya sangat berbeda, di Eropa event bisa satu kali seminggu balapan. Beda dengan Indonesia,” paparnya.

“Jadi kami tidak langsung meminta kepada pemerintah untuk memasukkan tahun ini. Tapi kita berharap pembalap yang kita masukkan tahun ini bisa bersaing dan tahun depan kita ikutsertakan di seri Eropa yang memiliki tingkat kompetisi lebih tinggi.”

“Kami dari IMI menyiapkannya begitu, karena tidak bisa hanya satu dua tahun saja. Pembinaan itu membutuhkan waktu minilam tiga sampai empat tahun untuk bisa bersaing di level tertinggi,” pungkasnya.

SHARE