Pelajar Wanita Sebaiknya Hindari Naik Motor ke Sekolah

Jakarta (TenagaKuda) – Bro and Sis… Tim Safety Riding Promotion (SRP) PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) kembali sambangi sekolah-sekolah. Kali ini yang dikunjungi adalah SMAN 4 Tangerang.

Rabu (08/04) silam sekitar 200 siswa dan siswi SMAN 4 Tangerang ikut edukasi materi safety riding yang disampaikan WMS dan peraturan berlalu lintas oleh Dikyasa Polda Metro Jaya. Siswanto, Instruktur SRP WMS menyebut jika masa Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan titik dimana remaja mulai mengenal berkendara motor dalam kehidupoan sehari-harinya.

Tidak hanya pelajar laki-laki, pelajar wanita kini juga sudah menggunakan sepeda motor untuk beraktifitas.

Karenanya tim SRP WMS memfokuskan diri terhadap teknik, tips, sekaligus nasehat bagi siswi-siswi SMAN 4 Tangerang.

“Secara berbusana saja sudah beda, jika pria akan mudah mengendari sepeda motor karena memakai celana panjang sedangkan wanita nampaknya agak terganggu dengan penggunaan rok. Itulah sebabnya kami menghimbau saat ini agar pelajar wanita tidak perlu ngotot berkendara motor ke sekolah. Alasannya simpel, sangat rawan karena gerakan kaki kurang bebas saat diatas sepeda motor,” papar Siswanto.

Namun, dengan berbagai alasan juga jika pelajar wanita tetap memaksakan diri untuk berkendara ke sekolah dengan rok seragam sekolahnya. “Kami sangat menghimbau, penggunaan celana jenis rok karena memang akan mengganggu berkendara. Siswi-siswi sebaiknya menggunakan rok seragam sekolah diusahakan senyaman mungkin saat berkendara,” tambah Siswanto.

Instruktur SRP WMS lainnya, Agus Sani menambahkan selain pakaian, perlengkapan lain seperti helm, jaket, dan sarung tangan patut di perhatikan.

“Berkendara pada dasarnya memiliki standar yang sama antra pria dan wanita.Pakaian dan perlengkapan yang aman, kesiapan kendaraan, hingga kemahiran dituntut ketika berkendara dijalan raya. Jika kita aman, maka penggunaa jalan lain pun bisa nyaman,” papar Agus.

Salah satu seruan tim SRP yakni ada baiknya jika pelajar wanita bonceng dengan teman pelajar pria yang menggunakan sepeda motor ke sekolah. “Demi kebaikan dan keselamatan lindungi diri kalian ketika berkendara dijalan. Tidak ada salahnya juga sesekali membonceng dengan teman pelajar pria pergi ke sekolah,” tutup Siswanto. [Pra/Syu]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here