Penjual Mobil Bekas dapat Berkah dari Aturan Ganjil Genap

Peraturan ganjil genap yang ditetapkan pemerintah disejumlah ruas jalan, ternyata berimbas pada penjualan mobil bekas.

Sentul (Tenaga Kuda) – Pemerintah memang telah memberlakukan aturan ganjil genap disejumlah ruas jalan. Diantaranya jalan MH Thamrin, jalan Tol Jakarta-Cikampek via Bekasi, serta yang akan menyusul jalan Tol Jakarta-Tangerang.

Diberlakukannya peraturan ganjil genap ini tentu saja guna mengurangi populasi kendaraan roda empat di wilayah tersebut pada jam tertentu.

Karena dengan aturan ini, mobil pribadi dengan plat nomor yang nomor terakhirnya genap maka hanya boleh melintas di jalan tersebut pada tanggal genap pula. Sebaliknya, kalau nomor terakhir di plat nomor ganjil, maka hanya boleh melintas di ruas jalan tersebut pada tanggal ganjil.

Namun ternyata, pada kenyataannya aturan ini seakan tidak mengurangi populasi kendaraan pribadi di wilayah yang sudah ditentukan.

“Karena ternyata banyak yang beli mobil dengan melihat plat nomornya dulu,” papar Adji Yuwana Pratama, Marketing Section Head Mobil88 ketika ditemui di acara HUT ke-15 Forum Wartawan di Sentul City, Jawa Barat, Sabtu (12/05/2018).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pembeli mobil bekas ini melihat palt nomor mobil incarannya yang berbeda dengan mobil yang sudah mereka miliki.

“Kalau mereka sudah punya mobil plat genap, mereka cari yang platnya ganjil. Dan biasanya down grade. Jadi misal dia sudah punya Innova, maka dia pilih Avanza atau Agya,” sebut Adji.

Ia juga menceritakan, fenomena unik ini mulai terjadi sejak peraturan ganjil genap resmi diberlakukan. Kemudian penjualan mobil bekas dengan melihat plat nomor itu makin meningkat kala ada aturan yang diberlakukan untuk ruas jalan tol.

“Di daerah Bekasi itu terlihat sekali pertumbuhannya,” kata Adji. Namun ia tidak bisa menyebut spesifik berapa kenaikan penjualan mobil bekas atas fenomena ini.

SHARE