Petronas Ingin Bentuk Tim MotoGP

Mugello (Tenaga Kuda) – Setelah sukses menempatkan Hafizh Syahrin di MotoGP, Malaysia akan kembali bergerak. Kabarnya, Petronas sangat ingin membentuk tim untuk berlaga di MotoGP.

Namun, CEO Sepang Dato Razlan Razali mengakui bila mereka belum mencapai kesepakatan untuk mendapat tempat di MotoGP. Sementara kepastian belum didapat, pria Malaysia itu menegaskan bila pihaknya lebih fokus pada kelangsungan karir Syahrin di kelas utama.

“Ini tidak mudah. ​​[Tim MotoGP] melibatkan banyak perencanaan dan ketidakpastian, dan kami sadar bahwa jumlah kursi di 2019 perlahan-lahan diambil,” kata Razali.

“Jadi saya tidak ingin ketidakpastian [pembentukan tim MotoGP] kami memengaruhi karir Hafizh Syahrin.”

“Karier Hafizh Syahrin adalah nomor satu bagi saya. Sampai kesepakatan itu terjadi, saya memiliki ingin orang Malaysia terus menikmati Hafizh Syahrin dalam kejuaraan dunia pada 2019. Karena Hafizh Syahrin perlu benar-benar fokus untuk sisa tahun ini tanpa berpikir, ‘ke mana aku pergi tahun depan?’,”

“Mudah-mudahan [kesepakatan kontrak Syahrin untuk musim 2019] cepat selesai. Sekarang saya dapat memikirkan proyek [MotoGP] baru yang potensial.”

“Tapi pintu tidak tertutup untuk Hafizh. Jika [Tim MotoGP Petronas] ini terbentuk itu untuk pembangunan Malaysia juga. Karir Hafizh harus setidaknya sepuluh tahun, jadi ini [tim Petronas] harus memberi kesempatan untuknya.”

“Semua orang memiliki gaya mereka sendiri, kami memiliki gaya kami sendiri dan kami ingin memastikan jika ada kesempatan untuk MotoGP, gaya itu sama dan saya harus melindungi sponsor saya. Petronas adalah perusahaan besar di Malaysia dan secara global.”

“Bagi kami kredibilitas tim adalah penting. Presentasi itu penting. Reputasi itu penting. Dan yang paling penting, kami adalah tim internasional. Kami tidak ingin tim didominasi oleh kewarganegaraan tertentu. Jadi itu adalah gaya kami, kami pikir itu penting, jadi kami ingin memastikan kami mempertahankannya di kelas premier, jika [tempat] tersedia bagi kami.”

“Jadi kami lebih memilih memulai yang baru daripada dengan tim lain,” tegasnya.

“Berpotensi masuk ke MotoGP, Petronas sedang melihat beberapa faktor kunci: Nomor satu adalah untuk dapat mengembangkan minyak dan pelumas mereka dengan mesin. Nomor dua adalah kinerja, untuk dapat menang. Dan kemudian tentu saja branding dan semuanya yang datang untuk itu.”

“Saya harus kembali [ke Malaysia] dan mempresentasikan kepada Petronas apa yang saya temukan dalam dua hari terakhir.”

“Hal-hal tertentu masih sedang dikerjakan dan MotoGP bukan satu-satunya prioritas saya, tetapi satu tujuan telah dipenuhi dengan Hafizh Syahrin dan sekarang saya bisa fokus pada peluang baru [di MotoGP] ini.”

Selain Syahrin, ada kabar yang mengatakan bila Dani Pedrosa dibidik oleh Petronas bila benar mereka akan bikin tim di MotoGP.

SHARE