Petronas Yamaha SRT Tak Mau Jadi Tim Hore di MotoGP 2019

Kuala Lumpur (Tenaga Kuda) – Meski merupakan tim yang baru dibentuk, Petronas Yamaha SRT berjanji akan berusaha maksimal agar tak sekedar menjadi tim hore di MotoGP 2019.

“Misi kami adalah membangun tim satelit terbaik dan terkuat di MotoGP,” tegas Manajer Tim, Wilco Zeelenberg.

Pada MotoGP 2019 sendiri Petronas Yamaha SRT menurunkan duet anak didik Valentino Rossi dan juara dunia Moto2 2017, Franco Morbidelli serta pembalap muda asal Prancis, Fabio Quartararo.

Morbidelli bakal mendapatkan spesifikasi motor pabrikan, sama seperti Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Sedangkan Quartararo menggunakan ‘Spek-B’.

“Meskipun tim MotoGP baru tetap diunggulkan, kami ambisius dalam target kami. Sangat penting untuk memulai dan melakukan tahun pertama kami dengan baik, dengan keyakinan dan kepercayaan terkuat pada dua pembalap kami, Franco dan Fabio,” tukas CEO Sepang, Dato’ Razlan Razali.

Pada tim Moto2, Khairul Idham Pawi diplot sebagai andalan utama. “Salah satu kursi Moto2 ini adalah untuk Anda ambil, untuk Anda rebut dan bagi Anda untuk menjadi pembalap Malaysia pertama di tim ini,” imbuhnya.

“Ini kesempatan Anda untuk mengatur ulang, fokus kembali, dan kami akan membantu Anda untuk menjadi yang terbaik yang Anda bisa – sebelum Anda menyadarinya, Anda akan menyadari impian Anda untuk menjadi pembalap MotoGP dengan tim balap Petronas Yamaha SRT,” pungkas Razali.

“Kami tidak akan mengikuti team order dengan cara apa pun. Jika pembalap kami tampil bagus, kami akan membiarkan mereka balapan, karena kami ingin mereka menang,” lugasnya.

SHARE