Review DFSK Glory 580 : Full of Surprises

Review DFSK Glory 580

Mungkin sudah ratusan media melakukan review DFSK Glory 580, namun baru kali ini kami berkesempatan mencobanya. Dan kami terkejut dengan apa yang mereka tawarkan!

BSD (TenagaKuda) – Sebuah mobil dengan kategori Low SUV (Sport Utility Vehicle) memiliki pasar yang tidak sedikit di Indonesia. Peminatnya hanya nomor dua dibandingkan peminat MPV (Multi Purpose Vehicle) yang masih jadi model mobil terlaris di negeri ini.

Itulah alasan yang diungkapkan Ricky Humisar, Head of Product Planning PT Sokonindo Automobile tentang mengapa DFSK di Indonesia lebih dulu menerjunkan model SUV untuk memperkenalkan image DFSK kepada penggemar otomotif di Indonesia.

Review DFSK Glory 580“Pasar mobil baru di Indonesia sekitar 1 juta unit lebih kurang, dan ternyata 17 persennya adalah SUV. MPV memang masih jadi yang paling laris, namun nyatanya, ketika ada mobil LCGC, pasar MPV terganggu, sementara pasar SUV tetap. Jadi ini potensi bagi kita, karena sebenarnya, bermain di segmen SUV saja sudah besar,” ucap Riky.

Lalu seberapa besar potensi yang dimiiki Glory 580 sebagai jagoan dari DFSK di segmen Low SUV? Apakah mampu menumbangkan duet Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang selama ini menguasai segmennya? Kami pun melakukan review DFSK Glory 580 untuk merasakan sendiri kemampuan mobil ini.

Review DFSK Glory 580Eksterior
Review DFSK Glory 580 yang kami lakukan mungkin sedikit terlambat dibanding media otomotif lain di Indonesia. Tapi tetap lebih baik terlambat dibanding tidak sama sekali kan…! Nah bicara eksterior, tentunya kami tidak akan banyak berbasa basi. Sudah ratusan tulisan di berbagai media yang memperlihatkan bentuk asli dari kendaraan ini.

Lalu apa yang akan kami ulas? Tentunya bagaimana impresi tim TenagaKuda terhadap kendaraan ini. Dan dari luar, kami menilai Glory 580 mirip dengan beberapa SUV compact atau crossover compact keluaran pabrikan Eropa. Lebay? Ah sepertinya tidak juga!

Review DFSK Glory 580Gril besar dengan model garis horizontal cukup tiga baris dengan aksen krom yang simple dibuat seakan menyatu dengan lampu utama model projektor yang bentuknya tidak terlalu sipit tapi juga tidak bulat. Kami melihatnya seperti desain mobil-mobil Audi lansiran sebelum tahun 2010. Uniknya, dari samping dia malah terlihat seperti Honda CR-V generasi keempat yang lahir sekitar tahun 2012. Yah tapi itu memang tentang selera Bro. Jadi bisa saja kalian tidak setuju dengan anggapan kami.

Kesan mobil Eropa kembali kami rasakan ketika melihat bagian belakang mobil ini. Bentuk lampu rem yang cuma kombinasi merah serta putih, kemudian dibuat seakan menyatu antara kiri dan kanan dengan rear chrome garnish, mengingatkan kami pada desain buritan Relaut Koleos generasi pertama namun veris facelift yang muncul medio 2011. Kurang setuju? Terserah! Hahaha… Namun menurut kami, desain bagian depan dan belakang selaras dan membuat mobil ini tampak keren untuk dipakai di perkotaan.

Review DFSK Glory 580Interior
Lagi-lagi nuansa mewah mirip mobil Eropa kami temui ketika masuk ke ruang kabin kendaraan ini saat melakukan sesi review DFSK Glory 580 di area BSD City beberapa waktu lalu. Jujur saja kami dibuat tidak percaya jika ini interior mobil Cina!

Kami suka bentuk dasbornya yang rata, terlihat simple, minimalis, namun memberikan pandangan yang optimal ke arah depan. Tidak saling tumpuk dengan alasan futuristik pada beberapa mobil yang juga pernah kami lihat. Kemudian ukuran lingkar kemudi juga tidak terlalu kecil. Terasa pas saat digenggam. Dan yang penting adalah: Tidak pakai aksen kayu pada setir yang malah membuat licin ketika tangan berkeringat atau basah!

Panel instrumennya masih monochrome dengan informasi-informasi yang standar layaknya kendaraan lain. Yakni berupa tripmeter, konsumsi bahan bakar, kecepatan rata-rata dan sebagainya. Yang istimewa adalah adanya tire pressure monitoring. Disini Bro and Sis bisa melihat langsung kondisi tekanan angin pada keempat ban kendaraan ini. Jadi kalau di jalan tiba-tiba ban kempis, maka akan langsung terdeteksi.

Review DFSK Glory 580Pada bagian tengah dasbor ada monitor besar sebagai pusat hiburan pengemudi. Tepat dibagian bawahnya ada tuas transmisi dengan bentuk yang juga modern. Nah dibelakang tuas transmisi ini ada tombol untuk Electric Parking Brake (EPB). Tarik dengan ujung jari beberapa detik sampai lampu kuning kecil menyala untuk mengaktifkan Parking Brake alias rem tangan. Dan tekan dengan ujung jari sambil di tahan beberapa detik untuk release.

Hal yang bikin keren slanjutnya adalah model pelapis jok dan doortrim. Desainnya begitu mewah untuk ukuran Low MPV, dengan kombinasi hitam dan cokelat tua menambah kesan elegan. Jujur saja, kami sebagai orang yang emlakukan review DFSK Glory 580 selalu tidak puas dengan bentuk jok standar sebuah mobil kelas bawah. Dan sepertinya, melihat desain jok Glory 580, kami akan say no dengan modifikator jok di luar sana!

Review DFSK Glory 580Mesin
Bicara mesin maka bicara tentang spesifikasi teknis dari mobil ini. Sebagai informasi penting buat Bro and Sis yang mau beli mobil ini, unit yang kami review DFSK Glory 580, adalah yang tipe 1.5 Luxury CVT. Ia punya panjang 4.6 meter, lebar 1.8 meter, tinggi 1.7 meter, dan bobot 2,03 ton. Ukurannya memang tidak terlalu jumbo, tidak lebih besar dari Honda CR-V namun sedikit lebih lebar dari Mitsubishi Outlander Sport.

Boleh dibilang mobil ini juga berat. Mau bukti? Silahkan tekan beberapa panel bodi Glory 580, misalnya di atas fender depan, pintu, atau coba tutup bagasi belakang. Maka akan terasa ketebalan struktur bodinya. Mungkin itu konsekuensi dari pihak DFSK untuk mengejar rating Bintang 5 dalam uji tabrak C-NCAP yang telah dilakukan awal Januari 2018 lalu. Tentunya ini membuat Glory 580 lebih pede melenggang ke pasar di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia, karena sudah ada garansi keamanan yang teruji.

Review DFSK Glory 580Lalu untuk bisa menggerakan bodi sebeart itu, DFSK menggunakan mesin berkapasitas 1.498 cc Turbocharged berkode SFG15T. Mesin ini mampu menghasilkan daya 150 hp dengan torsi 220 Nm pada rentang 1.800-4.000 rpm.

Di atas kertas, penggunaan turbo memuat stigma orang yang mendengarnya adalah mobil ini bakal lebih kencang dari Low SUV lain. Sebenarnya tidak salah tidak juga benar Bro. Tidak salah lantaran dengan kapasitas silinder sebesar itu, Glory 580 sudah bisa mencpaai 150 hp, namun tidak benar jika turbo ini dipasang supaya mobil bisa melucnur lebih cepat dari mobil lainnya yang bermesin Naturally Aspirated (N/A). “Karena dengan turbo maka pembakaran di mesin bisa lebih semprna, hasilnya sisa gas buang bisa lebih sedikit. Ini membuat pemakaian bahan bakar juga lebih hemat,” ungkap Ricky.

Review DFSK Glory 580Apa yang diungkapkan Ricky kalau turbo tidak selalu tentang mobil kencang kami rasakan betul manakala review DFSK Glory 580. Gejala mesin lambat naik terasa saat posisi mobil start dari keadaan berhenti. Tenaganya tidak meledak-ledak, namun tersalur secara runut sampai rpm 3.500 ke atas. Mungkin ini juga akibat penggunakan gearbox CVT yang membuat pergeseran gear jadi lebih halus.

Kalau Bro and Sis mau merasakan sedikit agresif, bisa geser tuas transmisi ke posisi “S” atau naik dan turunkan posisi gigi secara manual. Tapi janga terlalu berharap suara “ncuss…ncuss” terdengar jelas dari balik kap mesin akibat pengguaan turbo. Itu lantaran kabin mobil ini cukup senyap dibandingkan pesaingnya yang terkadang tetes air hujan saja bisa terdengar oleh seluruh penumpang.

Review DFSK Glory 580Lalu bagaimana dengan pengendaliannya? Tidak terlalu istimewa. Tetapi saat mencoba duduk di bangku belakang, kami tidak merasakan tubuh terguncang-guncang yang berlebihan. Walau pun saat itu rekan kami yang mengemudi dan ia mencoba tidak melakukan pengereman saat menikung. Dan manakala menemui polisi tidur, guncangan penumpang di dalam mobil juga masih terbilang baik. Terlebih, dengan ground clearance 200 mm, maka gak perlu khawatir menemui poldur alias polisi tidur yang terkadang ketinggiannya dibuat sembarangan.

Wah, dengan bodi cukup jangkung bisa buat main offroad dong? Bisa-bisa saja Bro, tapi kami tidak lakukan itu saat review DFSK Glory 580 ini. Kenapa? Karena menurut kami ini adalah City SUV tujuh penumpang yang pemakainnya akan lebih banyak di perkotaan. Bukan blusukan ke gunung atau hutan. Mungkin di model SUV lain kami akan lakukan itu.

Daftar harga DFSK Glory 580 :

  • Glory 580 1.8L Comfort MT : Rp 245.900.000
  • Glory 580 1.5T Comfort CVT : Rp 282.000.000
  • Glory 580 1.5T Luxury MT : Rp 295.000.000
  • Glory 580 1.5T Luxury CVT : Rp 308.000.000
SHARE