Review Wuling Almaz : Putra Pertama Nyaris Sempurna

Tasikmalaya (TenagaKuda) – Bak anak laki-laki pertama, tentunya orang tua menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya itu. Itulah perumpamaan yang bisa kami gambarkan tentang sosok Wuling Almaz.

Almaz memang bukan “anak” baru dari Wuling, karena pabrikan Cina ini sudah punya Confero, Cortez, dan Formo. Namun Almaz merupakan SUV pertama dari Wuling, karenanya segala sesuatu dipersiapkan agar menjadikan Almaz sebagai produk yang terbaik di kelasnya.

Review Wuling AlmazMengapa kami menyamakan Almaz dengan seorang putra? Karena sosok Almaz berbeda dari tiga produk Wuling Motors sebelumnya. Ia lebih gagah dan lebih maskulin, persis seperti laki-laki remaja yang mau beranjak dewasa dan kemudian menjadi pria mapan. Untuk mengarah ke tujuan itu, Wuling pun terlihat mempersiapkan Almaz secara matang.

Kami pun diberi kesempatan untuk review Wuling Almaz pada sebuah kesempatan media test drive. Bertajuk “Almaz Smart Journey”, rute yang dipilih juga cukup menantang, yakni Bandung – Pangandaran – Tasikmalaya. Lalu bagaimana hasil kencan kami dengan SUV perdana Wuling ini? Yuk baca artikel ini sampai habis ya!

Review Wuling AlmazEksterior

Sebenarnya kami sudah membahas tentang sosok Wuling Almaz saat perkenalan di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Januari 2019 lalu. Tapi gak ada salahnya kalau kita bahas lagi lebih detil lewat review Wuling Almaz ini.

Review Wuling AlmazPada bagian depan, Almaz hadir dengan desain yang sangat modern. Tidak ada tampang mobil Cina dari Almaz, mungkin karena desainnya berkiblat pada Chevrolet Captiva terbaru. Ini karena Wuling memang sudah jadi satu bagian dari General Motors (GM) yang juga memasarkan mobil merek Chevrolet.

Gril besar, LED daytime running light (DRL) tepat di bawah kap mesin, sementara lampu utamanya ada di bagian bemper, juga menggunakan LED. Lekuk-lekuk patah pada bagian ini memberikan kesan kekar pada Almaz. Menariknya, Wuling menyodorkan Almaz dengan aksen-aksen krom yang tidak terlalu berlebihan, yakni cuma dibagian grill depan dan sebagian menjadi aksen pada bemper. Ini membuat Almaz tidak terlihat terlalu “menor”, sehingga aksennya proporsional.

Review Wuling AlmazLanjut ke bagian samping, Almaz lebih menonjolkan garis-garis desain yang dinamis. Tidak sekaku bagian mukanya, namun ini malah memberikan nuansa modern di mobil ini. Hal yang paling tidak kami sukai adalah desain velg 17 inci yang dipakainya. Bagian ini pakai konsep two tone padanan silver dan hitam. Kami lebih sreg kalau pelek menggunakan satu warna saja misalnya silver atau hitam gloss. Namun ini lebih kepada selera sih.

Lanjut ke belakang, kami suka bagian ini, karena menurut kami mirip dengan SUV-SUV Eropa macam Audi atau Volkswagen (VW). Kesan ini menonjol dari desain lampu belakang yang juga pakai LED, serta garis-garis bemper belakang. Apalagi bemper belakang ini juga ditambah dual muffler yang membuatnya terlihat lebih kekar.

Review Wuling AlmazInterior

Masuk ke ruang kabin, Almaz menawarkan nuansa hitam keabu-abuan. Uniknya, door handle bagian dalam malah dilapis bahan warna terang. Tapi kami kagum karena hampir sebagian besar kabin Almaz menggunakan material soft touch, bukan plastik breng yang keras dan berbunyi nyaring ketika dipukul. Selain itu material pelapis jok juga cukup lembut walau bahanya masih fabric bukan kulit atau suede.

Review Wuling AlmazYang jadi center of interest pada kabin Wuling Almaz adalah headunit layar sentuh ukuran 10.4 inci. Monitor layar super besar ini malah mirip kami menempelkan sebuah tablet bersistem operasi. Dengan monitor jumbo ini, kami bisa mengatur AC, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), dan mengkoneksikan dengan ponsel kami melalui fitur Wuling Link.

Review Wuling AlmazDengan sistem yang mirip Mirroring tersebut, kami bisa mengakses seluruh menu di ponsel lewat monitor tersebut. Misalnya mendengarkan lagu melalui Spotify, nonton Youtube, hingga membaca pesan WhatsApp.

Review Wuling AlmazKemudian yang menarik dari kabin Almaz adalah keberadaan panoramic roof. Atap kaca yang bisa dibuka tutup ini memberikan kesan ruang interior jadi lebih lapang dan jauh lebih mewah dibanding SUV lain seharga di bawah Rp400 juta.

Review Wuling AlmazMesin

Wuling menjejalkan mesin 1.500 cc Turbo pada Almaz. Awalnya kami pesimis dengan mesin ini, apakah mampu mendorong bodi Almaz yang tidak mungil. Nyatanya, dengan tenaga puncak 140 hp dengan torsi 250 nm, Almaz mampu menghadirkan pengendaraan yang menarik.

Review Wuling AlmazSaat diajak berakselerasi dari posisi diam saat kami lakukan review Wuling Almaz pada kegiatan yang berlangsung 11-13 Maret 2019, Almaz memang sedikit kedodoran di putaran mesin bawah. Tenaga baru terasa saat rpm sudah di atas 3.000. Mungkin selain turbo lag, kondisi ini tercipta berkat digunakannya transmisi model Continuous Variable Transmission (CVT) dari Bosch. Namun efeknya, transmisi 8 percepatan itu memberikan penyaluran tenaga yang halus tanpa ada gejala menghentak.

Saat kami butuh akselerasi yang lebih agresif ketika harus mendahului beberapa kendaraan lain yang berjalan lambat ketika jalan menanjak, maka kami geser tuas transmisi ke posisi “S” (Sport). Kalau masih kurang agresif juga bisa gunakan mode Manual. Nah kalau mau sedikit dapat efisiensi bahan bakar yang lebih baik, bisa gunakan Eco mode pada tombol yang ada di dekat tuas transmisi.

Review Wuling AlmazSelain mesin yang bisa bekerja agresif, Almaz juga memiliki pengendalian yang cukup cekatan. Pergerakan mobil bisa membaca dengan baik kemana arah setir. Menariknya, suspensi masih tetap terasa empuk, bahkan saat duduk dinjok belakang, guncangannya tidak terlalu kasar.

Harga

Ini yang menarik dari Almaz, dengan banyak fitur yang dijejalkan, Wuling Motors menawarkan SUV pertama mereka ini dengan harga Rp 318.800.000 untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mobil ini hadir dalam enam pilihan warna, yakni Pristine White, Dazzling Silver, Aurora Silver, Starry Black, Burgundy Red, dan Carnelian Red. Untuk mobil dengan fitur selengkap itu, mungkin cuma Almaz yang harganya sangat menggoda.

Almaz Smart JourneyBahkan berdasarkan hasil review Wuling Almaz yang telah kami lakukan dengan menempuh jarak ratusan kilometer, kami malah menilai harga yang diberikan Wuling sangat sepadan dengan paket yang ditawarkannya. Tertarik?

SHARE