Rossi Takut Menyesal Bila Buru-buru Pensiun

Losail (Tenaga Kuda) – Valentino Rossi menegaskan bila dirinya masih punya motivasi tinggi untuk berlaga di kelas utama. The Doctor tidak akan pensiun karena takut menyesal.

Menurut rider berusia 39 tahun itu, keputusan memperpanjang kontrak bersama Movistar Yamaha hingga akhir musim MotoGP 2020 membuatnya senang.

“Saya pikir saya memiliki kekuatan dan motivasi untuk melakukannya,” tegasnya.

Pembalap tertua di grid MotoGP 2018 ini pun bercerita bila negosiasi antara dirinya dan Yamaha berlangsung cepat bila dibanding musim-musim sebelumnya. Karena biasanya Rossi menanti hingga pertengahan musim untuk memutuskan perpanjangan kontrak.

Tapi untuk kali ini, pria Italia ini memperpanjang kontrak sebelum musim digelar.

Ketika berbicara mengenai besarnya motovasi dirinya untuk tetap berlaga di usia yang tak lagi muda, Rossi menjawab, “saya pikir itu mendasar, ini memungkinkan Anda untuk menjadi cepat dan saya pikir semua pengendara bisa membalap sampai mereka berusia 40 jika mereka memiliki motivasi yang tepat,” lugasnya.

“Jika ada kekurangan daya saing, ini mungkin berdampak pada citra. Tapi saya melihat banyak pengendara dan pembalap yang berhenti saat masih di atas, [Troy] Bayliss dan [Michael] Schumacher misalnya, tapi kemudian mereka tidak senang dengan keputusan mereka, dan ingin kembali ke trek.”

“Saya ingin balapan selama saya bisa, tanpa penyesalan. Ini mungkin berisiko, tapi jika saya mengikuti garis penalaran [berhenti saat masih jaya] itu, saya akan berhenti bertahun-tahun yang lalu.”

Pada MotoGP Qatar 2018 sendiri Rossi yang memulai start dari posisi ke-8 sukses memperlihatkan bahwa dia masih berbahaya setelah menyelesaikan lomba dengan naik podium di posisi ke-3.

Padahal di saat yang sama, rekan setimnya yang jauh lebih muda, Maverick Vinales hanya mampu finish di posisi ke-6.

SHARE