Rossi: Yamaha M1 2016 Bagus, Tapi Bukan Solusi

Valencia (Tenaga Kuda) – Menggunakan sasis 2016, Valentino Rossi berhasil menjadi pembalap tercepat ke-4 di hari pertama sesi tes di Valencia. Meski begitu, walau cepat, Rossi merasa sasis 2016 solusi.

Memang, Rossi merasa nyaman dengan Yamaha M1 2016, tapi tetap saja The Doctor tidak merasa bila menggunakan motor lama bisa menyelesaikan masalah, terutama degradasi ban yang menghambatnya sepanjang musim 2017.

Menariknya, bila Rossi merasa nyaman dengan motor lama, ketika mengetes M1 2018 Rossi malah sempat terjatuh.

“Hari itu tidak terlalu buruk karena kami memiliki sedikit waktu untuk mengerjakan sasis 2016 dan saya merasa baik,” kata Rossi.

“Saya merasa kuat. Hari yang positif karena saya memiliki kecepatan yang bagus dan juga, dengan ban baru saya bisa membuat waktu putaran yang baik.”

“Feeling dengan motor ini juga cukup positif. Kami bisa menemukan keseimbangan yang tepat. Tapi masalahnya adalah, seperti yang kita tahu, kita memiliki beberapa masalah dengan degradasi ban belakang. Jadi, (motor) 2016 tidak cukup. Kita perlu bekerja lagi,” paparnya.

“Tapi saya pastikan bahwa saya bisa pergi lebih cepat dengan motor lama. Sebuah kecelakaan terjadi, tapi bagi saya tidak masalah. Saya tergelincir dan motornya selesai,” lugasnya.

SHARE