Royal Enfield Continental GT 650 Makin Perkasa

Milan (Tenaga Kuda) – Selain memperkenalkan Interceptor INT 650, Royal Enfield juga menampilkan Continental GT 650 terbaru di gelaran EICMA Motor Show 2017 di Milan, Italia. Model ini tetap mempertahankan karakter café racer yang kuat dengan membawa inovasi baru dari sisi teknis dan desain.

Memang, seluruh mesin, sasis, dan spare parts cenderung sama dengan kembarannya, Interceptor INT 650, namun dengan kenyamanan dan gaya yang berbeda. Sepeda motor ini memiliki sandaran depan yang gagah, serta kesan sporty dan speedy yang kuat.

Kenyamanan yang ditawarkan Continental GT 650 meliputi setang tengah (mid-level) yang mudah dijangkau, memberikan perpaduan optimal kemudi serta kapasitas tangki bensin hingga 12,5 liter.

Sama seperti Interceptor INT 650, Continental GT 650 juga dilengkapi rem cakram depan dan belakang ABS. Lengan knalpot dan sandaran kaki belakang memberikan tampilan sudut ramping di sepeda motor ini, yang tentunya menjadi karakter esensial bagi seorang café racer.

Jok tunggal, sculpted tank, dan clip on bars turut melengkapi tampilan otentik dari sepeda motor ini. Pengendara serasa dapat ‘menyatu’ dengan mesin, baik saat berkendara santai ke luar kota, maupun saat menggesekan lutut ke aspal di tikungan tajam dan jalan memutar.

Royal Enfield Continental GT 650 menurut Presiden Royal Enfield Rudratej (Rudy) Singh adalah sebuah sepeda motor ikonik yang telah lama ada dalam portofolio Royal Enfield.

Sejak diluncurkan pada tahun 2013, Continental GT telah membantu brand Royal Enfield dalam memperkuat posisinya di pasar sepeda motor dunia yang telah maju. Dalam avatar barunya, Continental GT 650 menandai karakter café racer yang sempurna, yang tentunya akan sangat digemari oleh para riders di seluruh dunia.

Sebab Continental GT adalah sebuah ode bagi para café racers di tahun 50-an. Café racers lahir di tahun 1950-an seiring dengan berkembangnya budaya balap pada masa itu. Para pembalap membeli sepeda motor dan melepas beberapa bagiannya agar menjadi ringan dan aerodinamis.

Continental GT 650 terbaru ini menampilkan kembali warisan pembalap café racer Royal Enfield yang otentik. Hal ini mempertahankan tampilan khas sepeda motor saat menunjukkan performa dari segi riding dan handling.

“Menjadi brand yang otentik, terjangkau dan terus menghadirkan sepeda motor yang menawan, adalah inti dari semua hal yang kami lakukan. Dari sisi brand, kami ingin terus mendorong para riders Royal Enfield untuk mengekspresikan dan mengeksplorasi diri mereka dengan berkendara,” katanya.

Membicarakan tentang pentingnya kedua produk kembar ini dalam invasi global Royal Enfield, Siddhartha mengatakan bila Royal Enfield memiliki tujuan untuk memimpin dan memperluas segmen sepeda motor berkapasitas menengah (250-750cc) secara global.

Royal Enfield Interceptor INT 650 dan Continental GT 650 akan membantu pertumbuhan pasar di segmen ini. Sementara untuk basis pelanggan terbesar kami di India, kedua sepeda motor ini dapat menjadi sasaran upgrade yang menarik, kami yakin produk ini akan menarik pelanggan dari pasar berkembang lainnya seperti di Asia Tenggara dan Amerika Latin untuk berpindah ke segmen sepeda motor berkapasitas menengah.

“Selain itu, the 650 twins juga akan menawarkan pilihan baru bagi para pelanggan di pasar sepeda motor yang telah maju seperti Eropa, Australia dan Amerika Utara. Bagi kami, ini menandai awal babak baru bagi Royal Enfield,” lugasnya.

Baik Continental GT 650 dan Interceptor INT 650 akan tersedia dalam berbagai warna dan dua gaya berbeda – Standard dan Retro Custom. Sebanyak 11 pilihan telah dikembangkan dengan tujuan untuk menarik para riders yang menyukai karakter klasik maupun modern.

Rangkaian warna Standard terinspirasi dari sepeda motor di tahun 50an dan 60an. Sedangkan Retro Custom memiliki versi grafis dan warna yang lebih tegas. Interceptor INT 650 berwarna Orange Crush dan Continental GT 650 bertema warna Ice Queen, ditampilkan di EICMA.

“Mesin 650 twin terbaru beserta kedua sepeda motor ini dikembangkan di Pusat Teknologi terbaru Royal Enfield di Inggris (UK Technology Centre/UKTC) berkolaborasi dengan tim teknis dan desain di Chennai, India,” jelas Simon Warburton, Head of Product Development Royal Enfield.

“Seluruh platform, termasuk mesin dan sasis, telah melewati proses pengujian dan validasi yang ketat selama proses pengembangan produk di pusat uji trek balap kelas dunia dengan para pembalap profesional. Tidak hanya diuji di trek balap dan jalan umum, produk kami juga diuji di laboratorium.”

“Sepeda motor ini telah diuji untuk segala kondisi berkendara yang sesungguhnya baik di Eropa dan India,” pungkasnya.

SHARE