Setelah Sukses di F1, Petronas Bidik MotoGP

Jerez (Tenaga Kuda) – Perusahaan minyak asal Malaysia, Petronas akan mewarnai arena MotoGP mulai musim depan. Meski sudah terhitung sukses di Formula One, Petronas mengakui masih harus belajar di MotoGP.

Di MotoGP, Petronas akan ada di balik tim SIC Yamaha MotoGP. Mereka mengakui bila tantangan balapan roda dua berbeda dengan roda empat.

“Pada pertengahan 1990-an kami terlibat dengan [balapan] roda dua, tetapi bukan MotoGP, dan sejak itu kami telah berkembang lebih banyak di Formula One,” kata kepala manajemen merek Petronas, Noor Afiza Mohd Yusof di Crash.

“Tetapi selama beberapa tahun terakhir telah ada tren yang meningkat dalam hal jumlah pengikut dan pemirsa yang terus bertambah untuk MotoGP.”

“Anda dapat melihat hal itu pada acara balapan yang bagus seperti GP Malaysia, di mana kami menjamu 169.000 orang tahun ini. Itu luar biasa. F1 adalah kelompok yang sepenuhnya berbeda, demografis, gaya hidup, MotoGP lebih merupakan pasar yang muda, dan yang berjiwa muda!,” paparnya.

“Kami masuk ke Formula One untuk teknologi. [F1] ini adalah lambang teknologi. MotoGP juga merupakan level tertinggi bagi kami di roda dua sebagai satu-satunya kategori di mana kami dapat mengembangkan produk kami.”

“Jadi motorsport adalah platform penting bagi kami, tidak hanya sebagai sponsor, tetapi terutama sebagai mitra teknis untuk pelumas dan bahan bakar balap.”

“Kami telah melakukan itu dengan sukses selama lima tahun terakhir untuk Mercedes dan kami sangat berharap untuk meniru apa yang telah kami pelajari di roda dua.”

“Kami tahu apa yang perlu dilakukan di roda empat, tetapi kami belum belajar, atau mungkin tidak belajar sampai batas tertentu untuk roda dua. Karena sama sekali berbeda.”

“Jadi, saat kami memiliki beberapa kesuksesan besar [di F1] tidak menjamin kita akan berhasil di sini, dan kadang-kadang kita mungkin harus belajar cara-cara baru dalam melakukan sesuatu,” lugasnya.

Petronas sendiri memulai debutnya dengan pembalap muda Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo pada tes di Valencia bulan lalu, hanya dua hari setelah akhir musim.

Saat itu, Morbidelli menjadi tercepat keenam, dan pada tes di Jerez, rookie Quartararo ada di posisi ke dua belas.

SHARE