Suzuki Ingin Tim Satelit di MotoGP 2019

Bangkok (Tenaga Kuda) – Di antara pabrikan Jepang yang berlaga di MotoGP, hanya Suzuki yang tidak punya tim satelit. Karena itu, Suzuki pun berambisi untuk segera membentuk tim satelit untuk menemani Suzuki Ecstar di MotoGP 2019.

Bos Suzuki, Davide Brivio mengungkapkan kalau pendekatan pihaknya dengan calon tim satelit sudah dilakukan dan kesepakatan kemungkinan akan selesai dalam beberapa minggu lagi.

“Target utama kami adalah memiliki tim satelit untuk 2019. Ini hanya soal menemukan sumber yang diperlukan. Saya cukup optimistis, lebih dari tahun lalu,” katanya di Motorsport.

Tim satelit, lanjut Brivio bukan hanya sekedar pelengkap saja tapi punya fungsi vital dalam pengembangan motor. Sebab tim satelit bertugas untuk membantu tim pabrikan mengembangkan motor.

“Tim satelit akan sangat membantu kami, karena itu akan membuat Suzuki mendapatkan data lebih banyak, dan bisa membuat arah pengembangan berbeda dalam waktu yang bersamaan,” lugasnya.

“Kami perlu memahami bagaimana dampaknya dalam hal suku cadang, teknisi, dan sebagainya.”

Bila melihat tim-tim independen yang saat ini eksis di kelas utama, ada beberapa kandidat yang patut dipertimbangkan. Pertama adalah Marc VDS yang sudah berkali-kali mengeluhkan dijadikan seperti anak tiri oleh Honda.

“Yang kami inginkan adalah keterikatan kami pada pabrikan yang menawarkan proyek jangka panjang,” jelas juru bicara dari Marc VDS.

Sementara itu, tim balap Angel Nieto yang sebelumnya bernama Aspar, serta tim balap Avintia malah kabarnya lebih tertarik menjadi tim satelit Yamaha menyusul keputusan cerai yang diumumkan oleh Tech 3.

Nah, selepas berpisah dengan Yamaha, Tech 3 sudah dirumorkan tengah melakukan pembicaraan dengan KTM.

Maklum, pabrikan yang ingin membuat tim satelit bukan hanya Suzuki. Sebab selain tim Jepang tersebut, KTM dan Aprilia sampai saat ini juga masih belum memiliki tim satelit di grid MotoGP.

SHARE