Test Ride Harley-Davidson Street 500

Jakarta (TenagaKuda) – Brader… Harley-Davidson Street 500 menjadi entry level perdana dari Harley-Davidson. PT Mabua Harley Davidson (MHD) pun menilai Street 500 bakal menjadi pintu masuk siapa saja untuk kecanduan dengan moge Amerika Serikat (AS) ini. Tak ayal, Harley-Davidson Street 500 pun dibuat lebih bersahabat.

Hal ini yang setidaknya menjadi gambaran tim TenagaKuda ketika menjajal Harley-Davidson Street 500 di Sirkuit Sentul, beberapa waktu lalu. Riding dengan moge Amrik bermesin 494 cc Revolution X SOHC V-Twin itu cukup menyenangkan dan tidak terlalu bikin kikuk seperti ngunggangin moge Harley lainnya.

Posisi duduknya nyaman, permukaan dan ketebalan jok pengemudinya dirasa cukup buat riding berlama-lama di tengah kota. Posisi setang dan pijakan kaki juga masih membuat nyaman.

Satu hal lagi, penggunaan pendingin mesin tipe radiator membantu mesin tidak mudah terasa panas ketika bersentuhan dengan paha rider. Padahal inilah yang selama ini banyak dirasakan kala nyemplak di moge Harley-Davidson.

Digeber saat kondisi trek lurus, letupan tenaganya baru terasa ketika putaran mesin sudah agak tinggi. Sementara torsi puncak yang menyentuh 40 Nm di 3.500 rpm membuat mesin sudah bsia agresif sejak putaran rendah.

Mabua-Harley-Davidson-Street-500

Ini tentunya membantu ketika kondisi stop and go di kota-kota besar yang padat traffic seperti Jakarta.

Handling yang tersaji juga terbilang baik ketika diajak meliuk-liuk di tikungan Sirkuit Karting, Sentul, Bogor. Stabilitasnya oke. Pengendalian yang baik itu tersaji berkat suspensi yang disetting keras.

Apalagi dimensi Harley-Davidson Street 500 juga terbilang simple dibanding moge Harley lain. Street 500 punya panjang 2.225 mm dan tinggi 114 mm, membuatnya mudah untuk diajak bermanuver.

Mabua-Harley-Davidson-Street-500-2

Harga yang dipatok MHD untuk Harley-Davidson Street 500 Rp 219 juta off the road. Tentunya ini juga jauh lebih bersahabat dibanding harga Harley lain yang menyentuh hampir semiliar.

Poin plus:

– Desain
– Riding position
– Harga

Poin minus:

– Jaringan aftersales

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here