Tim Tech 3 akan Persulit VR46 Masuk MotoGP

Jakarta (Tenaga Kuda) – Kontrak Valentino Rossi di Movistar Yamaha akan berakhir usai tahun 2018 ini. Belum ada kontrak baru yang dibicarakan diantara keduanya.

Bisa jadi Rossi akan terus membalap, dan tidak menutup kemungkinan pula The Doctor memilih pensiun. Bila opsi kedua yang dipilih, Rossi diyakini akan fokus pada Sky Racing Team VR46, tim balap yang dia miliki di Moto2 dan Moto3.

Tim ini bisa saja meramaikan kelas MotoGP. Dan bila itu terjadi Yamaha Tech 3 kemungkinan akan terdepak sebagai tim satelit Yamaha.

Namun, sebelum semua itu terjadi, tampaknya Tech 3 akan mempersulit tim balap Rossi tersebut.

Bos Tech 3, Herve Poncharal menegaskan bahwa pihaknya tak ingin menjalin kerja sama dengan Rossi di MotoGP. Menurut dia semua tim satelit terikat kontrak dengan Dorna Sports untuk tetap berada di grid hingga 2021.

Jadi, bila ada tim baru mau datang ke MotoGP sebelum 2021, maka mereka harus membeli salah satu tim yang sudah ada, atau mendapat persetujuan dari Dorna dan semua tim satelit yang saat ini ada di grid .

Masalahnya, Poncharal meragukan Rossi akan berpartner dengan tim satelit yang sudah ada, termasuk pihaknya.

“Kami memiliki kontrak dengan Dorna dari 2017 sampai 2021, tidak ada yang bisa masuk dalam kejuaraan kecuali mereka menemukan cara untuk membuat kesepakatan, kemitraan atau bergabung dengan tim yang ada,” jelasnya.

“Saya tidak menginginkan dia sebagai partner. Mungkin dia bisa membeli Aspar, Avintia, LCR atau tim satelit manapun. Tapi saya rasa ini bukan yang dia inginkan,” tambah Poncharal di Motorsport.

“Jika dia datang, dia tidak hanya harus mendapat lampu hijau dari Dorna, tapi juga dari tim satelit yang ada di sini karena kami memiliki kesepakatan eksklusivitas dan ini tertulis [dalam kontrak].”

“Kecuali jika semua orang setuju, kami sepakat untuk memiliki satu tim lagi. Tapi itu tidak akan terjadi. Itu baru bisa terjadi pada 2022,” pungkasnya.

SHARE