Tips Mencegah Modus Penipuan Mobil Bekas Jelang Lebaran

Penipuan mobil bekas cenderung meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri alias Lebaran. Hal ini lantaran disaat-saat seperti itu, penjualan mobil bekas cenderung meningkat.

Sentul (Tenaga Kuda) – Bandit mobil bekas. Mungkin begitu ungkapan yang tepat untuk para penipuan berkedok jual beli mobil bekas. Dan para bandit ini cenderung meningkat saat menjelang Lebaran.

Adji Yuwana Pratama, Marketing Section Head Mobil88 menjelaskan, modus penipuan mobil bekas ada banyak macamnya.

“Ada yang jual mobil bekas tabrakan dan banjir, ada yang menjual pakai cara hipnotis, ada juga yang pasang iklan palsu,” kata Adji ketika ditemui di acara HUT ke-15 Forum Wartawan Otomotif Indonesia di Sentul City, Jawa Barat, Sabtu (12/05/2018).

Karenanya Adji memberikan beberapa tips untuk menghadapi penipuan mobil bekas. “Biasanya kalau yang modus iklan palsu, penjual minta transfer sejumlah uang terlebih dahulu. Modusnya untuk DP (uang muka), atau pakai alasan ada calon pembeli lain yang minat juga.”

“Jadi sebaiknya jangan transfer apapun sebelum liat barang dan surat-surat keabsahannya,” kata Adji.

Untuk para calon pembeli mobil bekas yang mencari lewat situs jual beli online, juga patut lebih waspada. Sebaiknya cek lebih lanjut kredibilitas penjualnya.

“Kalau dealer, jelas diamana alamatnya, dan cek ke call center yang dia punya. Selain itu juga cek histori penjualannya, bahkan kalau bisa cari tau bagaimana sepak terjangnya selama ini,” lanjut Adji.

Jangan sungkan juga untuk datang langsung ke lokasi tempat penjual mobil. Jangan mudah percaya dengan foto yang ditampilkan di situs jual beli mobil, karena bisa saja itu mencatut dari foto web lain.

“Jangan mau juga janjian di tempat lain buat liat unit mobilnya, karena bisa jadi itu penipuan juga,” katanya.

Kemudian dia juga wanti-wanti untuk Bro and Sis yang mau menjual mobil bekasnya. Karena menjelang Lebaran banyak juga penipuan mobil bekas berkedok calon pembeli.

“Ada juga yang pura-pura jadi calon pembeli kemudian datang ke rumah penjual, padahal niatnya bawa kabur mobil. Biasanya aksi ini ditambah pakai hipnotis biar pemilik mobil mudah percaya,” kata Adji.

SHARE