Tombol Rem Rahasia Rossi Tampil Bagus Meski Kaki Patah

Aragon (Tenaga Kuda) – Salah satu senjata rahasia kenapa Valentino Rossi bisa tampil bagus di MotoGP Aragon meski kakinya patah adalah penggunaan sistem rem yang berbeda.

Bila biasanya pedal rem ditekan dengan kaki, maka Rossi tidak menggunakannya. Dia menggunakan tombol rem untuk mengistirahatkan kakinya. Jadi untuk mengerem, Rossi hanya perlu menekan tombol rem dengan jempol di sisi kiri stang, bukan menekan pedal rem dengan kaki.

Dengan sistem rem seperti itu, di GP Aragon, The Doctor mampu meraih start di posisi ketiga dan mengakhiri lomba di posisi kelima.

Sebenarnya, sistem ini sudah dia uji setelah balapan di Brno. Konfigurasi yang dia uji adalah versi “standar” dengan tombol rem dan pedal rem yang terhubung ke sistem rem yang sama. Dengan versi ini tidak mungkin mengoperasikan rem belakang dengan tombol dan pedal secara bersamaan, hanya salah satu diantaranya yang bisa digunakan.

Namun setelah mengalami cedera, Valentino menginginkan solusi dengan dua sirkuit terpisah agar bisa mengoperasikan tombol dan pedal pada saat bersamaan. Teknisi pun membuat perubahan ini.

Sebagai informasi, sistem tombol rem sebenarnya sudah dibuat dan dibangun 25 tahun yang lalu saat Mick Doohan menjadi korban kecelakaan serius saat ujian coba di GP Belanda pada tahun 1992.

Akibat kecelakaan tersebut, kaki Doohan tidak bisa mengoperasikan pedal rem dengan maksimal. Namun menariknya, dengan tombol rem dia malah mampu memenangkan lima gelar juara dunia berturut-turut di kelas 500cc dari tahun 1994 sampai 1998.

Sistem ini juga sudah pernah diadopsi oleh Maverick Vinales, dan dikembangkan pula oleh Andrea Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Danilo Petrucci bersama Ducati.

“Para pembalap menggunakannya untuk mengantisipasi tikungan yang melengkung,” kata Brembo di Express.

“Kita bisa mengatakan bahwa tombol jempol sekarang digunakan sebagai semacam kontrol traksi: melaju di tengah tikungan agar tetap dekat ke tepi, lalu meluruskan motor lebih cepat.”

“Selain itu, sehubungan dengan rem belakang tradisional, tombol jempol menawarkan ergonomi yang lebih besar.”

SHARE