Toyota: Kini Indonesia Masuk Era SUV 7-Seater

Jakarta (Tenaga Kuda) – Bila diperhatikan, mobil-mobil Sport Utility Vehicle (SUV) makin banyak ada di pasar Indonesia. Ternyata menurut PT Toyota Astra Motor saat ini Indonesia memang sudah memasuki era SUV.

Menurut Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy dalam diskusi bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot) ada banyak kelebihan sebuah model SUV yang membuat konsumen Indonesia sangat tertarik.

Sebab selain desain yang gagah, SUV era sekarang kebanyakan sudah mengusung kapasitas 7-Seater sehingga bisa menampung lebih banyak penumpang, setara dengan kapasitas MPV kebanyakan.

“[Masyarakat Indonesia saat membeli mobil lebih melihat] 7-Seater dulu. Tapi 7-Seater yang seperti apa? 7-Seater itu kan macam-macam modelnya,” buka Anton.

“Selain 7-Seater yang MPV, 7-Seater yang SUV pun demandnya mulai meningkat. Seperti (Toyota) Rush penjualannya juga sangat meningkat ya di dua tahun belakangan ini, salah satunya adalah karena demand dari 7-Seater SUV.”

“Di luar demandnya SUV memang meningkat ya di seluruh dunia, jadi memang ada kombinasi dua ini,” lugasnya.

Anton lalu bercerita bagaimana pasar Indonesia di era 90an hanya mengenal dua model mobil saja yakni model MPV yang diwakili oleh Toyota Kijang dan model sedan yang memang variasinya banyak dijual saat itu.

Mobil model SUV, lanjut Anton, saat itu memang ada di pasar. Tapi hanya terpaku pada model-model mahal saja. Belum ada SUV yang benar-benar bisa terjangkau oleh kebanyakan masyarakat Indonesia. “Modelnya pun belum terlalu banyak seperti sekarang. Dan sekarang di tahun 2000an, di 2015 kesini memang SUV modelnya semakin banyak,” lanjutnya.

“SUV ini selain model, fungsionalitasnya juga semakin meningkat. Jadi kalau ada mesin hybrid, [SUV] ini model dan konsepnya pun jadi hybrid. Jadi bisa menggabungkan antara kebutuhan dari 7-Seater atau utilitas tadi dengan desain dari SUV yang memang lebih sporty atau lebih stylish, memang tren selalu berubah,” papar Anton.

“Ke depannya seperti apa? Saya rasa mungkin beberapa tahun belakangan ini masihlah tetap SUV menjadi salah satu tren,” katanya.

Anton menegaskan bila dirinya tak asal bicara dan hal itu berdasarkan data yang dimiliki Toyota. Dia kemudian mencontohkan kalau 5 tahun yang lalu penjualan Toyota Rush per bulan tidak sampai 2000 unit. Tapi saat ini, lebih dari 4000 unit SUV andalan Toyota itu ludes tiap bulannya.

Memang jika secara jumlah, diakui Anton, SUV belum akan mampu mengalahkan dominasi dari MPV, terlebih bila deretan model SUV baru tidak banyak disiram ke pasar oleh Toyota atau merek-merek lain. Hanya saja dengan perkembangan penjualan beberapa tahun belakangan, SUV tak bisa dipungkiri sudah mulai mengambil hati masyarakat Indonesia.

“Jadi memang kita melihat ada tren sebenarnya ke arah SUV,” pungkas Anton.

SHARE