Toyota: Pandemi Covid-19 Bisa Jadi Peluang Indonesia

Jakarta (Tenaga Kuda) – Pandemi Covid-19 sudah menghantam hampir seluruh negara di dunia. Efek pandemi corona ini pun membuat industri otomotif terpukul.

Tapi sesungguhnya bila ingin melihat sisi positifnya, pandemi Covid-19 sesungguhnya memberi peluang baru industri otomotif Indonesia, setidaknya bagi Toyota Astra Motor.

“Mengenai global supply chain saya bukan ahlinya, masalah produksi ya. Tapi kita juga mempelajari dan setuju bahwa memang ‘new normal’ ini [menyentuh] banyak hal. [Ada perubahan] mulai dari komunikasi dengan konsumen, mulai dari produksi dan lain-lain,” kata Marketing Director PT Toyota Astra Motor Anton Jimmi Suwandy dalam diskusi bersama Forum Wartawan Otomotif (Forwot).

Namun, walau ada pandemi corona Toyota Astra Motor tetap yakin bahwa ketersediaan produk Toyota untuk pasar Indonesia masih aman. Sebab kebanyakan model yang dijual Toyota di Indonesia sudah diproduksi disini sehingga tidak akan terpengaruh bila nantinya suplai dari negara lain terganggu.

“Contohnya mungkin [kalau penjualan] Camry, Corolla, Hilux digabung dengan Hiace dan juga mungkin Alphard, itu jumlahnya paling 10 persen dari total penjualan kita. Jadi kita masih punya 90 persen,” ujar Anton.

Malahan, lanjut Anton, jika kita mau mencari sisi positif dari pandemi Covid-19, Indonesia sesungguhnya malah punya potensi. Saat ini saja Indonesia sudah dipercaya Toyota untuk memproduksi berbagai model mobil sebut saja Calya, Avanza dan Innova, bahkan Rush dan Fortuner pun diproduksi di sini.

“Nah bagaimana kedepannya localitation dari part, karena memang beruntungnya Indonesia kan volumenya cukup besar. Kemudian kita juga punya pangsa ekspor, jadi kedepan memang potensi untuk mendapatkan lokalisasi produk [lain] semakin lama semakin tinggi,” yakin Anton.

“Jadi tidak perlu khawatir di kondisi ini, sementara ini sampai sekarang dan saya rasa sampai beberapa bulan ke depan suplai Toyota saya rasa masih aman.”

“Ke depannya dengan ada [pandemi corona] ini saya rasa Indonesia jadi salah satu pilihan bagi Toyota untuk berinvestasi,” tuntasnya.

SHARE