Truk Kelebihan Muatan Bagaimana Mengatasinya?

truk kelebihan muatan

Jakarta (TenagaKuda) – Kalau kalian sering berkendara di jalan raya, pasti pernah deh menemui truk kelebihan muatan. Bahkan kondisi ini tidak jarang terjadi, apalagi di daerah-daerah. Padahal potensi kecelakaan akibat truk yang kelebihan muatan itu cukup besar.

Truk kelebihan muatan sering disebut ODOL, yakni Over Dimension Over Load. Nah ternyata berbagai pihak yang terkait dengan keselamatan jalan raya sedang mengupayakan agar kondisi ini tidak terjadi lagi.

Truk Kelebihan Muatan

“Kami sudah mendeklarasikan bahwa pada 2021 tidak ada lagi truk ODOL,” ucap Budi Setiyadi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Budi yang ditemui dalam acara Diskusi Pintar FORWOT Road to Zero ODOL Trucks on The Road mengungkapkan, pihaknya tengah mempersempit ruang gerak para pengusaha yang berlaku curang terhadap muatan truk-truk armadanya.

Masih Sering Terjadi Kecurangan

Budi menyadari, saat truk keluar dari dealer dan dibeli oleh pengusaha, masih dalam bentuk sasis. Demi kebutuhan perusahaannya, dibuatlah karoseri. Disinilah kenakalan sering terjadi dengan membangun rancnag bangun truk yang tidak sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan.

Padahal setiap truk yang akan melintas di jalan raya wajib memiliki Surat Registrasi Uji Tipe (SRUT). “Nah SRUT inilah yang kemudian banyak dipalsukan. Nantinya kita akan buat SRUT ini dalam bentuk digital sehingga tidak bisa lagi dipalsukan,” ucap Budi.

Truk Kelebihan Muatan

Kecurangan di SAMSAT

Lebih lanjut Budi juga menjelaskan, SRUT didaftarkan di SAMSAT (Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap). Permasalahan yang ada di lapangan, banyak petugas yang tidak mengetahui SRUT tersebut palsu ataua sli. Atau banyak juga petugas yang tahu jika itu SRUT palsu namun meminta sejumlah uang agar diloloskan pendaftaran.

“nanti kita akan ganti juga sistem ini dengan aplikasi digital. Kita saat ini sedang bangun sistem yang slaing terintegrasi antara Kementerian Perhubungan dan Kepolisian. Sehingga tidak perlu dokumen-dokumen dan bisa terpantau secara real time,” tambah Bambang Sentot Widodo di Jakarta, Kamis (03/10/2019).

Truk Kelebihan Muatan

Garansi Truks Bisa

Sementara itu, pihak PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) selaku produsen truk Isuzu juga berupaya menekan truk kelebihan muatan. Diantaranya dengan menghilangkan garansi jika didapati ada truk yang terindikasi ODOL.

“Kita menaruh ECU (Electronic Control Unit) pada setiap truk produksi Isuzu. Jika ternyata ada truk konsumen yang melakukan servis, kita cek dulu ECU ini. Apakah terdeteksi truk rusak akibat kelebihan muatan atau tidak. Jika ternyata terbukti truk kelebihan muatan, maka garansi akan gugur,” kata Jap Ernando Demily, Presiden Direktur IAMI.

SHARE