Wanita Juga Harus Paham Safety Riding

Jakarta (TenagaKuda) – Di Indonesia, setiap hari jumlah kecelakaan lalulintas yang melibatkan sepedamotor semakin mencemaskan. Sesuai data Global Status Report On Road Safety yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO), jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalulintas mencapai 120 jiwa per hari di Indonesia.

Dengan begitu, kecelakaan lalulintas menjadi pembunuh terbesar ketiga setelah penyakit jantung koroner dan tuberkulosis (TBC). Sementara data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, sepanjang tahun 2013 jumlah korban meninggal dunia mencapai 26.216 jiwa dengan kasus kecelakaan sebanyak 100.106 kejadian. Korban kecelakaan lalulintas ini didominasi para pengendara sepedamotor.

Angka dan kasus tersebut di atas tentu merupakan analogi fenomena gunung es yang muncul di permukaan. Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seseorang tentunya berakibat pada kehidupan orang-orang di sekitarnya.

Populasi sepedamotor yang semakin menjamur tidak diikuti keterampilan mengemudi, pengetahuan, disiplin dan lain-lain menjadi penyebab-penyebab kecelakaan. Itulah sebabnya Forum Wartawan Otomotif (FORWOT) bekerjasama dengan Yamaha menggelar kegiatan pelatihan keselamatan berkendara khusus untuk wanita “Forwot Safety Riding for Ladies 2014”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Desember 2014, di lapangan parkir Pacuan Kuda Pulomas, Jakarta Timur.

FORWOT-SAFETY-RIDING-for-LADIES-2014-9

Kenapa perempuan?

Tentu kita sepakat, wanita atau seorang ibu memiliki peran penting dalam rumah tangga, salah satunya bagaimana mereka menjadi soko guru dalam pembentukan aspek perilaku, moral dan etika bagi para anggota keluarganya.

Korelasinya, menurut Jusri Palubuhu selaku Training Director Jakarta Defense Driving Consulting (JDCC), lewat kegiatan ini para peserta wanita akan mendapatkan referensi “What, How & Why” dalam mengendarai sepeda motor dan saat mereka berinteraksi dijalan raya.

“Sehingga, kesempatan ini akan menjadi modal dalam memengaruhi anggota-anggota keluarga mereka ataupun masyarakat lain mengenai kedisiplinan dan keselamatan berkendara di jalan raya secara lebih efektif, sehinga bisa berperan besar sebagai Pelopor Keselamatan Berlalulintas,” lanjutnya.

Pelatihan Safety Riding khusus wanita ini diikuti oleh 55 peserta dari komunitas atau klub serta jurnalis. Selama kegiatan, mereka mendapatkan pembekalan teori dan praktik langsung.

Materi yang disajikan meliputi dua sesi, Pertama sesi teori dengan pengetahuan umum mengapa kelompok wanita lebih mudah mengalami kecelakaan lalu lintas? Mengenai fakta dan kenapa kecelakaan terjadi di jalan raya? Peran wanita sebagai Pelopor Keselamatan Berlalulintas dan terakhir Pengetahuan umum sepedamotor saat sedang berjalan.

Sementara, pada sesi praktik meliputi setting posture, pengereman, menikung dan berkelok di lingkungan terbatas, menanjak dan menururn, lintasan rusak, kontrol dan keseimbangan.

FORWOT-SAFETY-RIDING-for-LADIES-2014-6

Sumbangsih FORWOT

“Terima kasih juga kepada FORWOT yang memberikan kesempatan kepada Yamaha untuk bergabung dalam acara ini. Kali ini kami menyediakan Yamaha New Mio M3 125 untuk digunakan para peserta. Skuter otomatik (Skutik) ini ringan, lincah, irit dan bertenaga yang dilengkapi dengan Eco Drive Indicator.” Tutur M. Masykur, Assistant of General Manager Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

“New Yamaha Mio M3 menggunakan mesin Yamaha generasi terbaru Blue Core yang lebih hemat 50%, bertenaga dan handal. Sementara Eco Drive Indicator memandu pengendara Yamaha New Mio M3 125 untuk berkendara dengan hemat dan aman. Aman karena dengan eco drive, pengendara akan berkendara dengan hati-hati, tidak ngebut dan mengontrol sepedamotor dengan baik. Hemat karena dengan eco drive performa sepedamotor bekerja dalam kondisi optimum yang memungkinkan lebih hemat bahan bakar sampai 60%. Selain itu usia komponen mesin akan lebih tahan lama, apalagi didukung dengan diasyl silinder dan forged piston dengan garansi 5 tahun.”

Menurut Ketua Panitia Vini Rizki Amelia, “Penyelenggaraan ini berkaitan dengan peringatan hari Ibu dan kami ingin kembali memaksimalkan peran wanita sebagai Pelopor Keselamatan Berlalulintas. Harapannya, setelah mendapatkan pembekalan ini, mereka tidak saja lebih aware bagaimana berkendara yang baik tapi bisa menularkan pengetahuan ini ke keluarga mereka masing-masing.”

Forwot Safety Riding Campaign Coaching Clinic 2014 for Ladies digelar berkat dukungan dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, PT Gajah Tunggal (produsen ban Zeneos dan IRC), Asuransi Astra, FIFGROUP (Federal International Finance) serta Motoritz.

FORWOT Safety Riding kali ini merupakan penyelenggaraan ketiga kalinya sejak tahun 2012. Dua pelatihan sebelumnya diselenggarakan di Tangerang Selatan dan Bandung. Semuanya melibatkan para anggota komunitas/klub sepedamotor dan jurnalis. [Syu/Pra]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here