Yamaha BREEZE10: Speed Boat Berteknologi Autopilot

Tokyo (TenagaKuda) – Yamaha Motor Co, Ltd mengumumkan pengembangan BREEZE10, sebuah kapal cepat (speed boat) tanpa awak yang bisa dikemudikan secara otonom.

Yamaha Motor telah merancang produk baru ini untuk mendukung pekerjaan mengukur tingkat sedimen dari bendungan. Dan rencananya BREEZE10 akan mulai disewakan secara bisnis untuk surveyor komersial di Agustus 2016.

BREEZE10 memiliki panjang tiga meter dengan penggerak listrik serta memungkinkan dipasang alat pengukuran multibeam sonar yang snagat populer untuk pengukuran bendungan dan tingkat lumpur.

Kapal ini menggunakan data GNSS melalui satelit berbasis GPS yang memungkinkan kapal digerakkan secara otonom tanpa awak untuk efisiensi pemakaian tenaga kerja dalam rangak survei lokasi.

Bendungan memang memiliki peranan penting bagi Negara Jepang dalam hal irigasi, pencegahan banjri, dan pembangkit listrik.

Di Negeri Sakura itu, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata menggunakan air sebagai sumber energi.

Endapan lumpur yang menumpuk di bagian bawah bendungan harus dihilangkan melalui pengerukan secara berkala untuk mencegah gangguan fungsi air bendungan.

Jadi, boat ini bisa memastikan informasi mengenai kondisi lumpur sebelum diputuskan dilakukan pengerukan sangat penting.

Banyak survei lumpur saat ini dilakukan dari permukaan air, dan jika menggunakan kapal BREEZE10, akurasi diklaim bisa lebih baik.

Namun BREEZE10 masih menyimpan berbagai isu, termasuk akurasi rute navigasi dan waktu setengah hari yang diperlukan untuk pemasangan dan menyesuaikan peralatan pengukuran. [Pra/Uma]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here