Yuk Kenali Waktu yang Tepat Mengganti Busi

Mengganti Busi

Jakarta (Tenaga Kuda) – Pada saat pertama kali membeli kendaraan baik motor maupun mobil pastinya kita yakin bahwa kendaraan tersebut terpasang komponen yang masih baru dengan kualitas standar pabrik.

Namun seiring berjalannya waktu, banyak dari pemilik kendaraan yang lupa kalau semua komponen di motor atau mobil memiliki usia pakai.

Seiring berjalannya waktu, kendaraan yang kita gunakan tersebut akan mengalami banyak perubahan yang terjadi pada komponen utama maupun komponen pendukung.

Perubahan-perubahan tersebut menimbulkan banyak gesekan yang berpotensi menyebabkan keausan dan kerusakan komponen. Hal ini pada akhirnya tentu berpotensi menggangu performa kendaraan tersebut.

Mengganti Busi

Satu dari sekian banyak komponen kendaraan yang memiliki usia pakai adalah busi. Meski ukurannya terbilang kecil, namun busi memiliki peranan penting bagi kendaraan. Ada beberapa tolok ukur yang bisa menjadi pertanda jika sudah waktunya mengganti busi.

Pada awal-awal pemakaian, Anda mungkin merasakan bahwa kendaraan yang digunakan memiliki daya respon yang baik. Efisiensi penggunaan bahan bakarnya stabil, serta mudah distarter.

Namun pada saat kumulasi penggunaan kendaraan dengan jarak tertentu keuntungan tersebut tidak dapat kita rasakan kembali.

Hal itu bisa terjadi mungkin akibat sudah saatnya mengganti busi. Pada busi terdapat dua elektroda yang biasa disebut elektroda ground maupun elektroda pusat. Elektroda teresebut memiliki celah gap yang sudah disesuaikan oleh standar mesin yang digunakan.

Pada kondisi pemakaian tertentu elektroda tersebut mengalami erosi atau kerusakan yang menjadikan gap tersebut menjadi lebih lebar.

Contoh: gap standarnya 0,7 mm tapi setelah digunakan menjadi 1,0 mm. Perluasan celah inilah yang mengakibatkan deretan perubahan performa pada kendaraan kita sehingga kendaraan kita dirasakan tidak seperti baru kembali.

Mengganti Busi

Efek dari perubahan celah tersebut akan mengakibatkan rentetan penurunan performa akibat busi yang tidak dijaga kondisinya.

Jika sudah seperti ini komponen pendukung busi lainnya akan merasakan hal yang sama, diantaranya adalah tutup busi, kabel pengapian, koil, bahkan sampai dengan batterai yang kita gunakan akan terjadi penurunan performa.

Bila sudah seperti ini yang dibutuhkan adalah mengganti komponen tersebut secara menyeluruh maupun sebagian.

Oleh karena itu sebelum hal itu terjadi maka sudah saatnya mengganti busi pada waktunya. Sangat dianjurkan untuk mengganti busi kendaraan saat gejala-gejala tersebut mulai muncul.

Tidak perlu menunggu sampai kendaraan itu mogok, karena kalau sudah seperti itu biaya servis komponen lain akan lebih mahal dibandingkan dengan biaya hanya mengganti busi.

SHARE